PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi ancaman di Kabupaten Kotawaringin Barat meski hujan mulai turun. Pada Jumat, 3 April 2026, kebakaran melanda lahan kosong di Tatas, Kelurahan Baru, dengan luas terbakar mencapai sekitar 0,75 hektare.
Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kotawaringin Barat, Andan Santana, mengatakan kebakaran diduga terjadi akibat unsur kesengajaan untuk pembukaan lahan baru.
“Diindikasikan pembukaan lahan oleh oknum warga dengan cara dibakar. Pola ini sangat berbahaya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, lahan yang terbakar merupakan area yang baru dibuka (tebas), dengan vegetasi berupa pohon dan daun kering, semak belukar, serta pohon sawit milik warga.
Saat kejadian, petugas yang tiba di lokasi segera melakukan pemadaman dengan cara memblokir laju api agar tidak merembet ke area sekitar menggunakan alat gepyok. Selanjutnya, pemadaman dilakukan dengan penyemprotan air menggunakan mobil tangki suplai BPBD hingga api benar-benar padam.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pengukuran dan mencatat luas area terdampak mencapai 0,75 hektare. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno