PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - PT Gunung Sejahtera Dua Indah (GSDI) dan PT Gunung Sejahtera Yoli Makmur (GSYM), anak usaha PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro), memberikan pembekalan kepada 180 siswa SMK Negeri 1 Pangkalan Banteng sebelum melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di lingkungan perkebunan kelapa sawit.
Kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan pemahaman menyeluruh mengenai budaya kerja, nilai integritas, serta pentingnya keselamatan dan kepedulian lingkungan.
Tak hanya itu program ini juga bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan komitmen dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan industri sawit di masa depan,
Materi pembekalan disampaikan oleh Asisten CSR PT GSDI-GSYM, Heru Tri Oktavianto yang menekankan bahwa bekerja di perkebunan bukan hanya soal keterampilan teknis, tetapi juga sikap disiplin, kerja sama tim, dan tanggung jawab.
“Kami ingin adik-adik memahami bahwa bekerja di perkebunan sawit adalah tentang tanggung jawab, integritas, dan kepedulian, baik terhadap pekerjaan maupun terhadap sesama,” ujar Heru.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh Administratur PT GSDI GSYM, Galang Bayu Amanda Putra, yang menegaskan pentingnya sinergi antara perusahaan dan dunia pendidikan.
“Kami berharap para siswa dapat memanfaatkan kesempatan PKL ini untuk belajar langsung dari praktik terbaik di lapangan, sehingga nantinya bisa menjadi generasi yang siap kerja dan berdaya saing,” ungkap Galang.
Menurutnya, kolaborasi antara sekolah dan perusahaan diharapkan dapat memberikan manfaat ganda: mempersiapkan tenaga terampil yang siap menghadapi persaingan kerja sekaligus memperkuat peran perkebunan sawit dalam pembangunan daerah.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini. Pembekalan yang diberikan tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memberi gambaran nyata mengenai dunia kerja yang akan dihadapi siswa setelah lulus.
Melalui inisiatif ini, Astra Agro kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat melalui peningkatan kapasitas generasi muda.
Program pembekalan, magang, dan pengembangan kompetensi yang berkesinambungan menjadi wujud nyata perusahaan dalam mendukung lahirnya SDM unggul, yang siap membangun industri sawit berkelanjutan dan berdaya saing di masa depan. (*)
Editor : Slamet Harmoko