Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Lima Hari Dicari, Bocah Tenggelam di Sungai Kapuas Ditemukan 3,4 Kilometer dari Lokasi Hilang

Dodi Abdul Qadir • Kamis, 11 Juni 2026 | 13:33 WIB
DITEMUKAN: Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap Jio Norahito resmi ditutup setelah Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban pada hari kelima pencarian.(Basarnas)
DITEMUKAN: Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap Jio Norahito resmi ditutup setelah Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban pada hari kelima pencarian.(Basarnas)

KAPUAS, radarsampit.jawapos.com – Penantian panjang keluarga Jio Norahito (11) berakhir duka. Setelah lima hari pencarian, bocah yang dilaporkan tenggelam di Sungai Kapuas, Desa Sei Hanyu, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (11/6/2026).

Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap Jio Norahito resmi ditutup setelah Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban pada hari kelima pencarian.

Korban sebelumnya dilaporkan hilang pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 08.30 WIB saat berenang bersama teman-temannya di Sungai Kapuas.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban sempat terlihat duduk di tepi sungai usai berenang. Namun beberapa saat kemudian keberadaannya tidak lagi terlihat.

Warga bersama keluarga sempat melakukan pencarian secara mandiri sebelum akhirnya peristiwa tersebut dilaporkan kepada pihak berwenang dan Kantor SAR Palangka Raya.

Koordinator Lapangan Basarnas, Malik, mengatakan selama lima hari pencarian tim gabungan terus memperluas area penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Pada Kamis pagi sekitar pukul 09.32 WIB, tim menerima informasi dari warga yang melihat sesosok tubuh mengapung di dekat sebuah lanting atau rumah terapung di Sungai Kapuas.

“Tim SAR Gabungan menerima informasi dari warga yang melihat korban di dekat lanting sekitar 3,4 kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam. Setelah mendapat informasi tersebut, tim langsung menuju lokasi untuk memastikan kebenarannya,” ujarnya.

Setelah dilakukan pengecekan, tim memastikan sosok tersebut adalah Jio Norahito yang selama ini dicari.

“Setelah memastikan kebenaran korban, Tim SAR Gabungan langsung melakukan evakuasi. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkap Malik.

Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA. Ketut Alit Supartana, mengapresiasi kerja keras seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut.

Menurutnya, koordinasi dan sinergi berbagai pihak menjadi faktor penting hingga korban akhirnya berhasil ditemukan.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing,” katanya.

Operasi pencarian tersebut melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, Polsek Kapuas Hulu, Koramil Kapuas Hulu, TKSK Kapuas Hulu, Pemerintah Desa Sei Hanyu, keluarga korban, serta masyarakat setempat.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai, terutama bagi anak-anak yang berenang tanpa pengawasan orang dewasa. Sungai dengan arus dan kedalaman yang tidak menentu memiliki risiko tinggi yang dapat membahayakan keselamatan. (daq/sla)

Editor : Slamet Harmoko
#Jio Norahito #kapuas #sungai kapuas #basarnas #tenggelam