PALANGKARAYA,radarsampit.jawapos.com-Dapur yang semestinya menjadi tempat menyiapkan makanan mendadak bikin jantung berdegup kencang. Seekor ular piton ditemukan menyusup ke dapur rumah warga di Jalan Kakap I, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Sabtu (10/10) malam alias malam minggu. Reptil sepanjang lebih dari satu meter itu membuat suasana rumah yang semula tenang berubah menegangkan.
Diduga, ular tersebut masuk untuk mencari mangsa, seperti tikus, atau melintas mencari tempat persembunyian
Kepala Bidang Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya, Alprianto, mengatakan laporan warga langsung ditindaklanjuti oleh personel yang bertugas.
“Laporan disampaikan kepada petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Palangka Raya melalui layanan darurat Call Center 112, pukul 21.41 WIB. Regu 1 Rescue Damkar langsung meluncur ke lokasi dan tiba sekitar 10 menit kemudian, tepat pukul 21.51 WIB,” ujarnya.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penyisiran untuk melacak keberadaan ular. Pencarian akhirnya membuahkan hasil. Piton tersebut ditemukan bersembunyi di area dapur rumah warga.
Baca Juga: Empat Ular Masuk Permukiman Warga
Petugas tak gegabah. Dengan penanganan hati-hati, ular berhasil dievakuasi tanpa memperpanjang situasi menegangkan di rumah tersebut. Proses penanganan berlangsung sekitar 10 menit dan dinyatakan selesai pukul 22.01 WIB.
Setelah ular berhasil diamankan, petugas memastikan kondisi lokasi aman dan tidak ditemukan potensi bahaya lanjutan. Tim kemudian meninggalkan rumah warga dan kembali ke Pos Mako Rescue untuk melanjutkan kesiapsiagaan.
Alprianto mengingatkan, meski piton itu berukuran relatif kecil, warga tetap diminta tidak meremehkan kemunculan reptil di dalam rumah. Ular yang terkejut atau merasa terancam dapat bereaksi agresif.
Upaya menangkap sendiri tanpa pengetahuan dan peralatan yang memadai juga berisiko menimbulkan cedera. Karena itu, masyarakat diimbau menjaga jarak ketika menemukan ular dan segera meminta bantuan melalui layanan darurat 112,” pungkasnya. (daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama