SAMPIT-radarsampit.jawapos.com- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan perbatasan Gang Garuda dan Desa Bagendang Permai pada Rabu (7/10/2026), setelah beberapa hari sebelumnya juga meluas. Peristiwa ini sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas di Jalan HM Arsyad selama beberapa jam akibat tingginya intensitas asap yang menghalangi pandangan para pengguna jalan.
Upaya pemadaman terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan yang terdiri dari pemadam kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), personel TNI dari Kompi Antang, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Mentaya Hilir Utara. Tim gabungan berfokus melokalisasi pergerakan si jago merah mengingat lokasi kebakaran berada sangat dekat dengan pemukiman padat penduduk.
Kepala Desa Bagendang Permai, Kuryadi, mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta membantu proses pemadaman agar api dapat segera dipadamkan secara menyeluruh. Ia juga mengingatkan warga untuk tetap bersiaga, sebab titik api di area hutan masih berpotensi meluas dan membahayakan lingkungan sekitar.
Baca Juga: Warga RT 04 Desa Bagendang Permai Gelar Aneka Lomba, Memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
"Terbatasnya sarana dan prasarana yang kita miliki membuat kita sangat mengharapkan kewaspadaan dan partisipasi aktif dari masyarakat. Jika melihat api mulai mendekati area pemukiman, mohon untuk segera melapor agar tim dapat bergerak cepat mengamankan lokasi," ujar Kuryadi.
Hingga berita ini diturunkan, petugas bersama warga setempat masih terus berjaga di sekitar lokasi kejadian untuk mengantisipasi munculnya titik api baru akibat tiupan angin.(joy/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama