PAD 2027 Jadi Sorotan, Kalteng Diminta Perkuat Sumber Pendapatan

Yusho Ricky Prayoga • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 20:54 WIB

 

RAUDAH
RAUDAH

 

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com - Anggota Fraksi Partai Nasdem DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Raudah, mengingatkan pemerintah untuk mematangkan kebijakan terkait upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) di tahun anggaran 2027 nanti.

Ia menegaskan hal ini penting diperhatikan karena penguatan kapasitas fiskal daerah harus menjadi agenda utama. Tentu ini bukan sekadar peningkatan PAD, tetapi juga menjadi cara mengurangi ketergantungan transfer dari pemerintah pusat.

"Tentu perlu strategi khusus supaya target pendapatan ini bisa tercapai, dan pastinya peningkatan PAD tidak membebani masyarakat dan dunia usaha secara berlebih," katanya, Selasa (6/10/2026).

Baca Juga: Bukan Sekadar Angka, Ekonomi Kalteng Harus Berdampak ke Warga dan Berbasis Bukti

Pihaknya merekomendasikan agar digitalisasi sistem pemungutan dan pengawasan pendapatan lebih dioptimalkan, hal ini berkaitan dengan pemanfaatan pajak daerah dan retribusi yang selama ini berperan besar meningkatkan PAD.

Anggota Komisi II ini mengingatkan pemerintah untuk melakukan penataan dan optimalisasi aset daerah termasuk mendorong peran BUMD agar betul-betul memberi kontribusi dalam penguatan fiskal daerah.

"Jadi pemerintah tidak hanya fokus memikirkan kepatuhan masyarakat, tetapi bagaimana ke depan pengelolaan aset dan kemudahan-kemudahan setoran pajak diperhatikan," ucapnya.

Baca Juga: Karhutla di Bagendang Hilir Kecamatan Mentaya Hilir Utara Meluas

Tak hanya itu, pemerintah juga dituntut mengembangkan sumber-sumber ekonomi untuk mendongkrar perekonomian daerah, yang nantinya turut memengaruhi penerimaan pendapatan daerah.

"Yang tidak kalah penting perhatikan juga sumbernya, pemerintah harus menutup berbagai celah kebocoran pendapatan daerah. Kami harapkan ini bisa diperhatikan berkaitan dengan peningkatan PAD," pungkasnya. (sho/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
PAD 2027 pendapatan daerah DPRD Kalteng legislatif