PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com Sebanyak 63 perwira menengah (Pamen) Kodam XXII/Tambun Bungai (TB) menerima kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2026. Laporan Korps Kenaikan Pangkat dipimpin langsung Pangdam XXII/TB Mayjen TNI Zainul Arifin di Lobi Kehormatan Makodam XXII/TB.
Dari jumlah tersebut, enam perwira naik pangkat menjadi kolonel. Kemudian, tujuh perwira naik menjadi letnan kolonel (letkol) dan 50 perwira lainnya menyandang pangkat mayor.
Kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan tanda pangkat di pundak. Bagi seorang perwira, bertambahnya pangkat juga berarti bertambahnya tanggung jawab, tuntutan kemampuan, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas. Pesan tersebut disampaikan Mayjen TNI Zainul Arifin.
Kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2026 itu pun diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni. Sebaliknya, menjadi titik baru bagi para Pamen Kodam XXII/TB untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus menjawab tuntutan tanggung jawab yang semakin besar.
Dengan pangkat baru, para perwira diharapkan semakin matang dalam menjalankan tugas, terus mengembangkan kompetensi, serta menjaga profesionalisme sebagai bagian dari pengabdian kepada institusi dan bangsa.
Pangdam menegaskan, kenaikan pangkat tidak boleh dimaknai hanya sebagai penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan. Lebih dari itu, kenaikan pangkat merupakan bentuk kepercayaan sekaligus peningkatan tanggung jawab.
Baca Juga: Kejadian Karhutla di Kalteng Masuk 10 Besar Nasional. Pangdam dan Kapolda Ancam Pembakar Lahan
"Kenaikan pangkat bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan bentuk peningkatan tanggung jawab yang harus diiringi dengan peningkatan kemampuan, kompetensi, dan profesionalisme," tegas Zainul,Jumat (2/10/2026).
Ia menekankan, para perwira yang mendapatkan kenaikan pangkat diminta tidak berhenti meningkatkan kapasitas diri. Pangdam mendorong agar setiap kesempatan pendidikan maupun pelatihan dimanfaatkan secara maksimal.
Pendidikan dan pelatihan, menurut dia, menjadi bagian penting dalam membentuk kemampuan perwira agar semakin siap menghadapi tuntutan tugas yang terus berkembang.
Dengan kapasitas yang semakin baik, para perwira diharapkan mampu menjalankan tanggung jawab sesuai pangkat dan jabatan yang diemban. Profesionalisme pun tidak berhenti pada kemampuan teknis, tetapi juga tercermin dalam sikap dan pelaksanaan tugas sehari-hari.
Pangdam juga menyoroti pentingnya dukungan keluarga dalam perjalanan tugas seorang prajurit. Khususnya, dukungan para istri dinilai memiliki peran penting dalam menunjang pelaksanaan tugas maupun pengembangan profesionalisme para perwira.
Menurutnya, dukungan keluarga menjadi salah satu kekuatan yang membantu prajurit tetap fokus menjalankan amanah. Sebab, tugas sebagai prajurit tidak hanya membutuhkan kesiapan secara pribadi, tetapi juga dukungan lingkungan keluarga.
Di hadapan para perwira yang menerima kenaikan pangkat, Pangdam menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar momentum tersebut menjadi penyemangat untuk terus memberikan pengabdian terbaik.
"Selamat kepada para perwira yang naik pangkat. Semoga kenaikan pangkat ini menjadi pemicu semangat untuk terus berkarya, meningkatkan kemampuan, dan memberikan pengabdian terbaik," pungkas Zainul.(daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama