PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com-Insiden memilukan dialami seorang bocah berusia 8 tahun di Jalan Taurus III, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Senin (28/9). Lengan bocah tersebut tertancap pagar besi saat bermain dan memanjat pagar sebuah rumah kosong.
Peristiwa itu membuat warga sekitar panik. Bantuan kemudian datang melalui layanan panggilan darurat Call Center 112 untuk mengevakuasi korban.
Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Palangka Raya Alfrianto mengatakan, laporan diterima petugas sekitar pukul 08.50 WIB. Tim Rescue Regu 1 bersama ambulans 112 langsung dikerahkan menuju lokasi.
“Begitu mendapat laporan, tim langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan terhadap anak yang lengannya tertancap di pagar besi.Ada videonya,” ujar Alfrianto.
Namun, sebelum petugas Damkar tiba, keluarga bersama warga sekitar telah lebih dahulu mengevakuasi korban ke RSUD Doris Sylvanus. Warga menggunakan gerinda untuk memotong bagian pagar yang menancap pada lengan korban.
Baca Juga: Penembakan Bocah 11 Tahun di Antang Kalang Terungkap, Buruh Sawit jadi Tersangka
Besi yang masih menempel pada lengan korban kemudian dibawa bersama korban ke rumah sakit agar mendapat penanganan medis.
“Warga sekitar sudah membantu memotong besi pagar menggunakan gerinda. Besi yang masih menempel kemudian dibawa bersama korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis,” papar Alfrianto.
Setelah tiba di lokasi, petugas Rescue Damkar melakukan pengecekan bersama warga. Dari pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan potensi bahaya lanjutan di sekitar lokasi kejadian.Petugas kemudian memberikan sosialisasi singkat mengenai layanan panggilan darurat 112 kepada warga sebelum kembali ke Pos Mako Rescue untuk melanjutkan kesiapsiagaan.
Alfrianto mengimbau para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama ketika bermain di sekitar bangunan kosong, pagar besi, maupun lokasi yang memiliki potensi membahayakan.
“Sama-sama kita cegah dan antisipasi. Kami mengingatkan orang tua agar selalu mengawasi anak-anak saat bermain dan segera menghubungi 112 apabila menghadapi kondisi darurat yang membutuhkan pertolongan,” pungkasnya.(daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama