APBD Kalteng 2027 Defisit Rp350 Miliar, Struktur Keuangan Diminta Diperkuat

Yusho Ricky Prayoga • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 20:59 WIB

 

KASRI YANI
KASRI YANI

 

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com - Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Kasri Yani, mengingatkan pemerintah menyiapkan berbagai upaya untuk memperkuat sturktur keuangan daerah di tahun anggaran yang akan datang.

Hal tersebut disampaikannya setelah melihat struktur APBD 2027 dengan pendapatan daerah sebesar Rp5,386 Triliun dan belanja daerah Rp5,736 Triliun. Ini artinya ada defisit sebesar Rp350 Miliar yang kemudian ditutup oleh pembiayaan Netto dari SiLPA.

"Struktur ini memperlihatkan ketergantungan kita yang cukup tinggi terhadap SiLPA untuk menyeimbangkan anggaran," katanya.

Baca Juga: Teras Narang: Jangan Jadikan Masyarakat Adat Kambing Hitam Karhutla di Kalteng

Inilah yang menjadi alasan kenapa pemerintah perlu upaya memperkuat struktur anggaran dan penggunaan SiLPA untuk menutup defisit anggaran, tidak menjadi kebiasaan berulang jangka panjang.

"Ini sangat perlu karena berkaitan dengan pelaksanaan program prioritas, sehingga ke depan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan tidak terganggu oleh anggaran," ucapnya.

Salah satu yang bisa dilakukan yakni dengan meningkatkan kontribusi pendapatan asli daerah dari sektor besar, seperti perkebunan sawit, pertambangan, dan kehutanan.

Baca Juga: Rimbun Tolak Badan Baru Urus Gambut: Perkuat OPD, Jangan Tambah Beban Anggaran

Politikus Partai Demokrat ini juga mendorong pemerintah untuk menyiapkan intensifikasi dan inovasi menggali penerimaan baru, khususnya yang tidak selalu rentan terhadap fluktuasi ekonomi makro nasional.

"Yang tidak kalah penting, pemerintah harus punya langkah antisipasi bila realisasi pendapatan tidak mencapai target. Intinya penguatan struktur anggaran untuk tahun-tahun yang akan datang harus betul-betul diperhatikan," pungkasnya. (sho/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
DPRD Kalteng keuangan daerah APBD defisit legislatif