Keluhan Jalan dan Jembatan Mendominasi Reses, DPRD Kalteng Minta Pemerintah Lebih Serius

Yusho Ricky Prayoga • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 21:18 WIB

 

YETRO MIDEL YOSEPH
YETRO MIDEL YOSEPH

 

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Yetro Midel Yoseph meminta pemerintah provinsi dan kabupaten lebih serius menangani pembangunan, peningkatan, serta pemeliharaan jalan yang menjadi kewenangan masing-masing.

Menurutnya, dorongan tersebut merupakan aspirasi yang kerap disampaikan masyarakat saat kegiatan reses. Persoalan jalan dan jembatan, terutama di wilayah pelosok, masih menjadi salah satu keluhan yang paling banyak disampaikan.

“Memang setiap kali kami reses, baik kelompok maupun perorangan, masalah jalan dan jembatan ini paling mendominasi, terutama di daerah-daerah yang berada di pelosok,” katanya, Kamis (24/9/2026).

Baca Juga: Di Tengah Asap Karhutla, Dukungan BGA Group Bergerak ke Sejumlah Titik di Kalteng

Yetro mengatakan, penanganan jalan tidak semata-mata diukur dari kecepatan pemerintah merespons keluhan masyarakat. Kualitas pekerjaan juga harus menjadi perhatian agar hasil pembangunan dapat bertahan dalam jangka panjang.

“Masalahnya kan kualitas. Itu yang juga disampaikan masyarakat. Jalan yang baru diperbaiki rusak hanya dalam beberapa bulan saja. Artinya, secara kualitas sering dikeluhkan,” ujarnya.

Politikus PDI Perjuangan tersebut menilai keluhan masyarakat itu perlu menjadi perhatian dalam setiap perencanaan pembangunan. Menurutnya, pembangunan tidak seharusnya hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memastikan kualitas hasilnya sesuai kebutuhan.

Baca Juga: Viral Video Sidak Ombudsman, Ditjenpas Jabar Sebut Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Itu Rumah Dinas

Karena itu, pemerintah diminta lebih cermat dalam menyusun perencanaan dan menentukan program prioritas, khususnya pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

“Kalau jalan-jalan ini usia pakainya panjang, maka pemeliharaan dan perbaikan tidak dilakukan setiap tahun yang nantinya akan menghemat anggaran. Karena itu kami harapkan pemerintah memerhatikan kebutuhan ini,” pungkasnya. (sho/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
DPRD Kalteng jembatan infrastruktur legislatif jalan