Radarsampit.jawapos.com – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah mendorong penguatan kesiapsiagaan hingga tingkat desa.
Minamas Plantation melalui PT Teguh Sempurna (TSA) dan PT Kridatama Lancar (KLR) menyalurkan sarana dan prasarana pemadam kebakaran (Damkar) kepada tiga desa di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Tiga desa penerima bantuan tersebut yakni Desa Sukamandang dan Desa Gantung Pengayuh, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan, dan Desa Kapuk, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
Baca Juga: Dapat Dukungan dari Grup Minamas Plantation, PWI Kotim Salurkan Bantuan untuk Relawan Karhutla
Bantuan diserahkan secara langsung di kantor desa masing-masing pada Selasa (22/9/2026). Setiap desa mendapatkan perangkat pendukung pemadaman berupa satu unit mesin pompa Yamato YWP 20 H, dua roll selang PWF 2 inci, satu nozzle 2 inci, serta lima meter selang spiral 2 inci.
Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan masyarakat dalam melakukan respons awal ketika terjadi kebakaran di sekitar permukiman maupun wilayah yang berdekatan dengan area operasional perusahaan.
Dorong Respons Cepat di Tingkat Desa
Penyerahan bantuan dilakukan perwakilan manajemen PT Teguh Sempurna dan PT Kridatama Lancar kepada pemerintah desa masing-masing.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Sukamandang Andry Diki, Kepala Desa Gantung Pengayuh Arifin, Sekretaris Desa Kapuk Mardiansyah, serta tokoh dan perwakilan masyarakat.
RCS Manager Minamas Plantation Tonni Manurung mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menghadapi potensi karhutla.
Baca Juga: Minamas Plantation Perkuat Kolaborasi Cegah Karhutla Bersama Pemerintah dan Masyarakat
“Bantuan ini merupakan bentuk komitmen Minamas Plantation bersama anak usaha untuk mendukung masyarakat di sekitar operasional perusahaan, khususnya dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan respons awal apabila terjadi kebakaran. Kami berharap sarana ini dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Tonni Manurung.
Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Perusahaan, pemerintah desa, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya perlu bekerja sama untuk menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran.
Desa Sambut Positif Bantuan Perusahaan
Kepala Desa Sukamandang Andry Diki mengapresiasi dukungan yang diberikan Minamas Plantation melalui PT Teguh Sempurna dan PT Kridatama Lancar.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan sarana pemadam kebakaran ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi desa, terutama untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kemungkinan terjadinya kebakaran,” ungkap Andry.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Gantung Pengayuh Arifin. Menurutnya, ketersediaan sarana pemadam di tingkat desa penting untuk mendukung respons cepat ketika terjadi kondisi darurat.
Baca Juga: Minamas Plantation Raih Juara III Penghargaan Bandara Khusus OTBAN Wilayah VII
“Bantuan ini sangat membantu masyarakat Desa Gantung Pengayuh. Kami berharap sarana yang diberikan dapat digunakan dengan sebaik-baiknya dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mencegah serta menangani kebakaran,” kata Arifin.
Sementara itu, Sekretaris Desa Kapuk Mardiansyah mengatakan bantuan tersebut akan mendukung kesiapan desa sekaligus memperkuat kerja sama antara masyarakat dan perusahaan.
“Kami berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Sarana ini sangat dibutuhkan dan akan kami manfaatkan untuk kepentingan masyarakat, terutama dalam mendukung kesiapsiagaan menghadapi kebakaran,” ujar Mardiansyah.
Dengan tambahan sarana tersebut, pemerintah desa bersama masyarakat diharapkan dapat melakukan penanganan awal secara lebih cepat ketika terjadi kebakaran. Penanganan selanjutnya tetap dilakukan melalui koordinasi dengan pihak terkait sesuai kondisi di lapangan.
Bantuan ini menjadi bagian dari program CSR Minamas Plantation dalam mendukung kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, sekaligus mendorong kolaborasi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla. (*)
Editor : Slamet Harmoko