PLN Tuntaskan Infrastruktur Sisi Pangkalan Bun,Perkuat Kesiapan Kelistrikan Menuju Kawasan Industri

Dodi Abdul Qadir • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 22:30 WIB

ggg

PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Barat 3 (UPP KLB 3) yang telah berhasil menuntaskan pembangunan Extension GI 150 kV Pangkalan Bun (Arah PT KLM) dan SUTT 150 kV Pangkalan Bun–PT KLM. (istimewa)

 

KOTAWARINGIN BARAT – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Barat 3 (UPP KLB 3) berhasil menuntaskan pembangunan Extension GI 150 kV Pangkalan Bun (Arah PT KLM) dan SUTT 150 kV Pangkalan Bun–PT KLM. Infrastruktur tersebut telah melalui pemberian tegangan perdana pada Jumat (4/9), menandai selesainya salah satu tahapan penting dalam penyiapan infrastruktur kelistrikan untuk mendukung kebutuhan sektor industri di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Infrastruktur yang telah diselesaikan terdiri atas SUTT 150 kV Pangkalan Bun–PT KLM sepanjang 21,52 kilometer sirkuit (kms) dengan 32 tower serta Extension GI 150 kV Pangkalan Bun sebanyak dua line bay. Penyelesaian pembangunan tersebut memperkuat kesiapan infrastruktur di sisi PLN sebagai bagian dari penyiapan sistem kelistrikan tegangan tinggi untuk mendukung kebutuhan industri di wilayah Pangkalan Bun dan sekitarnya.

Pembangunan dilakukan melalui serangkaian tahapan, mulai dari pekerjaan konstruksi jaringan transmisi dan gardu induk, pemasangan peralatan, hingga pengujian sebelum pemberian tegangan perdana. Seluruh tahapan dikawal untuk memastikan infrastruktur memenuhi standar teknis, mutu, dan keselamatan yang ditetapkan.

Pemberian tegangan perdana menjadi milestone penting yang menunjukkan kesiapan infrastruktur pada sisi PLN. Selanjutnya, penyaluran tenaga listrik secara menyeluruh akan menyesuaikan dengan kesiapan infrastruktur kelistrikan pada sisi pelanggan. Dengan kesiapan tersebut, PLN telah menyiapkan salah satu bagian penting dari infrastruktur yang dibutuhkan untuk mendukung konektivitas kelistrikan tegangan tinggi bagi sektor industri.

Manager PLN UPP KLB 3, Asep Asikin, menyampaikan bahwa penyelesaian pembangunan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak dalam menuntaskan pekerjaan sesuai tahapan yang telah direncanakan.

Baca Juga: Momentum Hari Pelanggan Nasional, PLN Tuntaskan Infrastruktur Kelistrikan Pangkalan Bun–PT KLM

“Pemberian tegangan perdana menjadi salah satu milestone penting setelah seluruh rangkaian pekerjaan konstruksi dan pengujian berhasil diselesaikan. Infrastruktur pada sisi PLN telah kami siapkan sesuai tahapan dan standar yang ditetapkan. Capaian ini menjadi bagian dari kesiapan PLN dalam mendukung kebutuhan kelistrikan sektor industri di Pangkalan Bun,” ujar Asep.

General Manager PLN UIP KLB, Susilo, mengatakan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan merupakan bagian penting dalam menyiapkan sistem yang mampu mengakomodasi kebutuhan pelanggan sekaligus mendukung pengembangan sektor industri.

“PLN terus menyiapkan infrastruktur kelistrikan secara bertahap dan terencana untuk menjawab kebutuhan pelanggan. Penyelesaian infrastruktur ini menjadi bagian dari kesiapan kami dalam mendukung kebutuhan listrik sektor industri. Infrastruktur kelistrikan yang memadai dan andal diharapkan dapat menjadi salah satu faktor pendukung bagi produktivitas, pengembangan dunia usaha, dan pertumbuhan ekonomi daerah,” terangnya.

Penyelesaian Extension GI 150 kV Pangkalan Bun (Arah PT KLM) dan SUTT 150 kV Pangkalan Bun–PT KLM turut mendukung pelaksanaan RUPTL PLN 2025–2034. Melalui pembangunan infrastruktur yang dilakukan secara bertahap, PLN terus memperkuat kesiapan sistem kelistrikan untuk mengantisipasi kebutuhan pelanggan serta mendukung pengembangan sektor industri dan perekonomian di Kalimantan Tengah.(daq/gus)

 

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
industri pembangunan pt pln (persero) kalimantan kelistrikan