Rumah Warga di Kereng Bangkirai Palangka Raya Hangus Disambar Karhutla

Dodi Abdul Qadir • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 21:54 WIB
Sebuah rumah milik Iyung (40) warga Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau, ludes terbakar, Rabu (9/9/2026).(istimewa)
Sebuah rumah milik Iyung (40) warga Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau, ludes terbakar, Rabu (9/9/2026).(istimewa)

PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com-Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengancam permukiman warga. Sebuah rumah milik Iyung (40) warga Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau, ludes terbakar, Rabu (9/9/2026).

Kebakaran terjadi di Jalan Dulin Kandan 3, Palangka Raya. Api diduga berasal dari kebakaran lahan kosong di sekitar lokasi yang kemudian merembet hingga membakar bangunan rumah berukuran 4 x 6 meter tersebut.

Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya Alfrianto mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran melalui Layanan Panggilan Darurat 112 yang disampaikan Ibu Erin.

“Betul, dari rembetan kebkaran hutan dan lahan. Respon waktu tim hanya 8 menit. Begitu tiba di lokasi, anggota langsung melakukan pengecekan dan pemadaman api sekaligus pendinginan agar tidak meluas ke bangunan lain,” ujar Alfrianto.

Dari hasil pengecekan di lapangan, api diketahui berasal dari lahan kosong. Kobaran kemudian merambat hingga mengenai rumah warga.

“Penyebab terjadinya kebakaran adalah rembetan dari kebakaran lahan kosong yang mengenai bangunan rumah warga,” jelasnya.

Baca Juga: Kebakaran di Desa Babaung, Dua Rumah Ludes, Satu Warga Luka Ringan

Untuk menangani kebakaran tersebut, Disdamkarmat menurunkan Piket Regu III Mako Damkar dan Piket Regu III Bidang Penyelamatan. Satu unit armada pemadam Hino Ziegler turut dikerahkan ke lokasi.

Penanganan juga mendapat dukungan dari unsur TNI, Polri, serta Dinas Kehutanan Provinsi. Petugas melakukan pemadaman sekaligus pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi kembali menyala dan meluas.Api berhasil dikendalikan. Proses penanganan dinyatakan selesai sekitar satu jam.

Meski membakar rumah, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Namun, satu unit rumah milik Iyung tidak dapat diselamatkan dan habis terbakar.“Tidak ada korban luka ringan, luka berat, maupun meninggal dunia. Namun satu unit rumah milik Bapak Iyung habis terbakar,” kata Alfrianto.

Setelah memastikan kondisi aman, petugas melakukan pendataan menyeluruh di sekitar lokasi sebelum meninggalkan tempat kejadian dan kembali ke Pos Mako Damkar.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa kebakaran lahan tidak hanya mengancam lingkungan, tetapi juga dapat dengan cepat menjalar ke kawasan permukiman. Terlebih saat kondisi lahan dan vegetasi di sekitar permukiman mudah terbakar.

Alfrianto mengimbau masyarakat, khususnya warga yang tinggal di kawasan rawan karhutla, meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta segera melaporkan keberadaan asap maupun titik api agar dapat ditangani sebelum membesar.

“Jangan menunggu api membesar. Hubungi segera Call Center 112 agar kami bisa bertindak lebih cepat. Keselamatan dan kewaspadaan bersama adalah kunci utama.Semoga kejadian serupa tak terulang kembali,” pungkasnya.(daq/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
Kecamatan Sabangau Kereng Bangkirai ludes terbakar rumah warga karhutla