Kalteng Turunkan Kekuatan Penuh, 2.000 Lebih Personel Dikerahkan Gempur Karhutla

Yusho Ricky Prayoga • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 21:18 WIB

 

KOMPAK: Gubernur Kalteng, Kapolda, dan Pangdam pada kegiatan gelar pasukan penanganan Karhutla, Senin (31/8/2026). FOTO: IST/RADAR SAMPIT
KOMPAK: Gubernur Kalteng, Kapolda, dan Pangdam pada kegiatan gelar pasukan penanganan Karhutla, Senin (31/8/2026). FOTO: IST/RADAR SAMPIT

 

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengerahkan kekuatan penuh menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan melibatkan dua ribu lebih personel gabungan dari unsur ASN, TNI, Polri, serta dukungan relawan pemadam kebakaran.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, menyebutkan operasi terpadu lintas sektor ini sebagai bagian keseriusan pemerintah daerah bergotong-royong dan bergerak bersama memperkuat upaya penanganan Karhutla yang terus terjadi.

"Kalau bukan kita, siapa lagi. Saya mau penanganan Karhutla ini jangan dibebankan satu dua pihak saja, tetapi semua unsur yang ada harus terlibat karena ini untuk Kalteng," katanya, Senin (31/8/2026).

Baca Juga: Jalan dan Jembatan Rusak di Gumas Ditangani Bertahap, Ini Wilayah Prioritasnya

Ia menyebutkan penanganan bencana lingkungan ini tidak hanya diukur dari pemadam di lapangan, tetapi bagaimana semua lini bergerak secara terpadu agar sistem penanganan lebih terukur dan menyeluruh.

Operasi yang melihat ribuan personel ini targetnya jelas, pemerintah bersama unsur TNI dan Polri menekankan agar Karhutla terkendali, masyarakat terlindungi, lingkungan terjaga, dan Kalteng terbebas dari kabut asap.

"Semua saya minta saling berkoordinasi, jangan bergerak sendiri-sendiri. Yang kita butuhkan sekarang bagaimana karhutla ini bisa diatasi dengan kerja sama semua lini," ucapnya.

Baca Juga: DPRD Kalteng Desak Bapenda Berinovasi, PAD Jangan Jalan di Tempat

Lebih lanjut Agustiar memastikan areal Istana Isen Mulang menjadi posko komando personel gabungan. Semua kebutuhan, informasi dan infrastruktur yang berkaitan dengan kegiatan tersebut dipusatkan di satu tempat guna memudahkan pemantauan dan pergerakan.

"Nanti saya juga memantau langsung bersama pak Kapolda dan Pangdam, biar pergerakan personel bisa langsung dikomandoi bersama, sehingga penanganannya lebih cepat," pungkasnya. (sho/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
kekuatan penuh personel gabungan kalteng kabut asap karhutla