PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com-Mengenakan kostum superhero Superman, belakangan Rudiansyah (17) ikut berjibaku membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pemuda ini diketahui tertarik menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla), saat memanfaatkan waktu luang selepas sekolah untuk bergabung dengan kelompok relawan pemadam kebakaran buatan ayahnya, sejak 2023. Namun, baru tahun ini ia memutuskan memakai kostum pahlawan super dalam film itu, saat terjun ke lokasi karhutla.
Aksi tak biasa itu kemudian viral di media sosial. Bukan sekadar mencari perhatian, Rudiansyah turun langsung ke lapangan dan ikut membantu petugas memadamkan api yang membakar lahan.
Saat kunjungan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni ke Kalteng, Rabu (19/8) lalu, Rudiansyah juga menjadi perhatian dan turut bersama pejabat negara itu, menyirami lahan yang terbakar.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran pun memberi perhatian dan apresiasi kepadanya, dengan memberikan hadiah satu unit sepeda motor, yang diserahkan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng Agustan Saining.
“Ini bentuk apresiasi atas apa yang dilakukan Rudiansyah. Bukan berarti yang lain tidak diapresiasi,” ujarnya ,Selasa (25/8).
Menurut Agustan, perhatian terhadap Rudiansyah muncul bukan semata karena kostum Superman yang dikenakannya. Hal yang lebih penting adalah keberaniannya turun ke lapangan ketika ancaman karhutla masih menjadi persoalan serius di Kalteng.
Baca Juga: Kunjungi Lokasi Karhutla di Kalteng, Menhut Raja Juli Hanya Ingatkan Warga untuk Tidak Main Api
Aksi tersebut juga menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak selalu harus datang dari lembaga pemerintah atau petugas resmi. Masyarakat biasa pun dapat mengambil peran sesuai kemampuan dan situasinya.
“Banyak masyarakat, relawan, petugas, TNI, Polri, serta berbagai pihak yang juga telah bekerja keras dalam penanganan karhutla,” ungkap Agustan.
Ia juga menegaskan, penanganan karhutla merupakan pekerjaan besar yang membutuhkan kolaborasi banyak pihak. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendirian menghadapi kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah.
Karena itu, aksi Rudiansyah diharapkan tidak berhenti sebagai fenomena viral. Pemprov Kalteng ingin semangat tersebut menjadi contoh bagi generasi muda dan masyarakat luas untuk ikut menjaga lingkungan.
“Yang dilakukan Rudiansyah justru kami harapkan menjadi contoh bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa dilakukan siapa saja. Jadi jangan sampai dipahami bahwa pemerintah hanya melihat satu orang saja. Tidak seperti itu. Semua yang terlibat dalam penanganan karhutla tentu memiliki peran dan kontribusi masing-masing,” pungkas Agustan.
Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan turun ke lokasi karhutla tanpa memperhatikan keselamatan. Penanganan kebakaran tetap membutuhkan kemampuan, peralatan, dan koordinasi dengan petugas di lapangan.(daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama