SAMPIT –radarsampit.jawapos.com-Turnamen bulu tangkis Tarkam Jelawat Cup Sampit Open 2026 resmi berakhir, Sabtu (15/8) malam. Ajang yang digagas secara mandiri oleh komunitas pecinta olahraga bulutangkis di Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Sekretaris sekaligus Panitia Pelaksana Turnamen Edy Cheng Ho mengatakan, kegiatan tersebut berawal dari inisiatif komunitas bulutangkis yang ingin kembali menghidupkan pertandingan terbuka di Kotim. Pasalnya, turnamen bulutangkis open sempat cukup lama vakum.
“Ini atas prakarsa mandiri komunitas pecinta olahraga bulutangkis seluruh Kalteng , khususya di Kotim. Kami berinisiatif mengadakan pertandingan bulutangkis open karena memang sudah cukup lama vakum,” ujar Edy, Sabtu malam.
Turnamen mempertandingkan tiga kelas, yakni Ganda Intermediate Grade A/C Kalteng, Ganda Basic C/C Kalteng, serta Ganda Veteran dengan usia minimal 45 tahun dan total usia pasangan mencapai 100 tahun.
Selama pertandingan, persaingan berlangsung sengit. Sejumlah pasangan menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk memperebutkan posisi juara. Pertandingan yang berlangsung seru juga menarik perhatian masyarakat yang datang menyaksikan langsung jalannya laga hingga malam penutupan.
Edy menyebut pelaksanaan turnamen secara umum berjalan lancar. Meski sempat terjadi beberapa insiden cedera yang dialami atlet selama pertandingan, kondisi tersebut dapat ditangani denhgan baik karena panitia telah menyiapkan tenaga medis beserta perlengkapan kesehatan yang memadai.
“Turnamen berjalan cukup lancar. Memang ada beberapa insiden cedera atlet, tetapi bisa kami atasi dengan baik karena sejak awal kami juga memperisiapkan tenaga medis dan perlengkapan yang cukup,” jelasnya.
Pada kelas Intermediate Kalteng, Juara I diraih pasangan H. Junai dan Ricky dari PB Tanera Telaga Kereng Pangi. Posisi kedua ditempati Andy Wijaya dan M. Fino R dari PB Tidar Sampit. Juara III bersama diraih Amat Kobes dan Adam Aldy dari PB Kobes serta Helmi dan Aden dari Harapan Sampit.
Sementara itu, kelas Basic Kalteng menempatkan Toto dan Dodik sebagai Juara I. Juara II diraih pasangan Altman Royden dan Stephanus Pratama dari PB Kencana Parenggean. Sedangkan Juara III bersama diraih Harfan dan Valentino dari PB 369 Sampit serta Riyan dan Rio dari PB RA Palangkaraya.
Untuk kelas Veteran 100 Kalteng, pasangan Edyannur dan M. Yunus dari PB Sami Jaya Sampit keluar sebagai Juara I. Juara II diraih Rudiyanto dan Samsul Kamar dari PB Tidar Sampit. Juara III bersama ditempati Wahab dan Rahmat dari PB Kobes serta H. Junai dan Yudi dari PB Tanera Telaga Kereng Pangi.
Edy juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang ikut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan turnamen. Ketua PBSI Kotim turut hadir pada malam penutupan sekaligus memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Dukungan juga datang dari Toko Merie Sport yang memberikan berbagai hadiah kepada penonton.
Selain itu, Rumah Makan Gumarang Jaya turut membantu panitia dengan menyediakan konsumsi makanan selama kegiatan. Menurut Edy, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menyukseskan turnamen yang diharapkan dapat menjadi awal kembali bergairahnya kompetisi bulutangkis open di Kotim.
“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi wadah bagi atlet maupun komunitas bulutangkis untuk bertanding dan menjalin silaturahmi,” pungkasnya. (yn)
Editor : Agus Jaka Purnama