PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com – DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong adanya solusi jangka panjang untuk memperkuat keandalan jaringan kelistrikan di daerah. Salah satunya melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Kalteng.
Sekretaris Komisi II DPRD Kalteng, Hero Harapanno Mandouw, mengatakan pemadaman listrik bergilir yang terjadi beberapa waktu lalu menjadi tanda perlunya tambahan pembangkit yang dikhususkan untuk memenuhi kebutuhan daerah.
“Tentu miris Kalteng ini sudah sering kena pemadaman bergilir, padahal kita ini salah satu provinsi penghasil batu bara terbesar di Indonesia,” katanya, Senin (10/8/2026).
Baca Juga: BBM Langka di Lamandau, Warga Serbu SPBU hingga Antrean Mengular
Menurutnya, pemerintah bersama PLN perlu menyusun strategi pembangunan PLTU yang dapat memanfaatkan potensi batu bara di Kalteng. Selama ini, pasokan listrik Kalteng masih bergantung pada jaringan interkoneksi PLTA Riam Kanan dan PLTU Asam-Asam di Kalimantan Selatan.
“Kalau ada PLTU baru di Kalteng tentu ini akan sangat membantu pasokan energi kelistrikan. Ini sangat memungkinkan karena sumber energinya ada di Kalteng, tinggal infrastrukturnya saja yang dibangun,” ucapnya.
Baca Juga: Warga Hias Jembatan dengan Foto Sejarah, Jejak Kejayaan Sampit Dibawa ke Ruang Publik
Politikus Partai Demokrat itu menilai persoalan tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama, khususnya terkait keandalan sistem kelistrikan agar Kalteng tidak terus bergantung pada daerah lain.
“Ini menjadi pekerjaan rumah yang perlu dikaji dan diwujudkan oleh pemerintah bersama PLN ke depan, supaya tidak ada lagi kendala pemadaman akibat kekurangan daya,” pungkasnya. (sho/fm)
Editor : Farid Mahliyannor