PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo, memastikan pemerintah provinsi akan terus memerhatikan pelaksanaan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pemerintah kabupaten dan kota.
Ia mengingatkan pentingnya realisasi APBD ini dipacu tidak hanya berkaitan dengan persentase pelaksanaan, tetapi lebih kepada pelaksanaan program pembangunan yang sudah diagendakan.
"Jadi jangan telat, karena keterlambatan penyerapan anggaran ini menjadi penghambat pembangunan maupun pertumbuhan ekonomi daerah," katanya, kemarin.
Baca Juga: Jembatan Sungai Pule Rampung, Jalur Penghubung Sejumlah Desa di Gumas Makin Lancar
Hal ini tentunya menjadi pengingat kabupaten dan kota, yang realisasi APBD-nya masih rendah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai kendala yang dihadapi hingga triwulan ini.
"Anggaran yang ada ini bisa dilaksanakan untuk program kegiatan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan justru menumpuk hingga penghujung tahun anggaran," ucapnya.
Di satu sisi, Ia menekankan percepatan pelaksanaan APBD harus dibarengi dengan penyelarasan program pembangunan daerah terhadap Asta Cita Presiden serta Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).
Baca Juga: Antrean SPBU Kembali Panjang, DPRD Kalteng Ingatkan Ancaman Kelangkaan BBM
Tentunya sinkronisasi ini menjadi kunci agar pembangunan di daerah mampu mendukung agenda pembangunan nasional sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalteng.
"Intinya ini akan sama-sama kita pantau, daerah yang masih tertinggal realisasinya segera buat kebijakan percepatan agar target pembangunan tercapai sesuai rencana," pungkasnya. (sho/fm)
Editor : Farid Mahliyannor