Antrean SPBU Kembali Panjang, DPRD Kalteng Ingatkan Ancaman Kelangkaan BBM

Yusho Ricky Prayoga • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 20:30 WIB
Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Hero Harapanno Mandouw
Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Hero Harapanno Mandouw

 

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com - Sekretaris Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Hero Harapanno Mandouw, mengingatkan Pertamina untuk mengantisipasi berbagai potensi yang dapat menyebabkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah ini.

Hal tersebut disampaikannya menyusul kembali munculnya antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang terjadi sejak beberapa waktu terakhir.

"Ya memang beberapa hari ini, kita sama-sama melihat antrean mulai panjang meski tidak separah yang kemarin. Namun ini perlu diantisipasi soal kesulitan mendapat BBM," katanya, Rabu (5/8/2026).

Baca Juga: WhatsApp Error, Ribuan Akun Pengguna Mendadak Kena Blokir

Ia menegaskan,  persoalan kelangkaan BBM yang sempat terjadi beberapa bulan lalu tidak boleh kembali terulang, sehingga distribusi harus dipantau secara berkala agar pasokan tetap tersedia di seluruh daerah.

"Ini tugas pihak Pertamina selaku operator. Kalau sudah mulai terlihat adanya keterbatasan volume stok di SPBU, segera lakukan penambahan pasokan," ucapnya.

Persoalan ini harus cepat diatasi karena jika belajar dari kejadian beberapa bulan lalu, kesulitan mendapat BBM bersubsidi maupun nonsubsidi sangat cukup membuat kegaduhan di tengah masyarakat.

Baca Juga: Ratusan Ribu Rekening Terindikasi Scam, OJK Selamatkan Rp723 Miliar Dana Korban

Politikus Partai Demokrat ini menegaskan, ketersediaan BBM merupakan kebutuhan mendasar yang harus dijamin. Sebab, masyarakat membeli BBM sesuai ketentuan dan berhak memperoleh pelayanan tanpa harus menghadapi antrean panjang akibat terganggunya distribusi.

"Masyarakat membeli BBM, bukan mendapatkannya secara gratis. Karena itu, Pertamina harus memastikan stok BBM aman dan mencukupi. Jangan sampai masyarakat dirugikan akibat keterlambatan distribusi," pungkasnya. (sho/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
antrean DPRD Kalteng bbm spbu legislatif