PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo, mengingatkan seluruh pemerintah daerah kabupaten dan kota untuk memacu realisasi belanja, mengingat sekarang ini sudah memasuki bulan delapan pelaksanaan APBD 2026.
Hal tersebut disampaikannya menanggapi hasil evaluasi dan pengawasan realisasi anggaran per 31 Juli, yang menunjukan masih rendahnya realisasi keuangan sebagian pemerintah kabupaten dan kota.
"Saya harapkan anggaran ini segera direalisasikan secepatnya, karena masih ada daerah yang masih 30 persenan, dan beberapa memang sudah ada yang sampai 40 dan 50 persen," katanya, Selasa (4/8/2026).
Baca Juga: Kekeringan mulai Meresahkan, Puluhan Ribu Kg Garam sudah Disemai di Awan
Ia menyebutkan Presiden RI melalui Kementerian Keuangan sudah menyampaikan sejumlah arahan terkait pelaksanaan anggaran di daerah, yang harus dipacu untuk mendorong akselerasi pembangunan, baik yang berasal dari program daerah maupun mendukung program strategis nasional.
"Kemarin rapat bersama Menteri Keuangan, pak Purbaya selaku menteri menyampaikan pesan Presiden kalau daerah ini akan dilihat mana penyerapannya yang tidak mencapai," ucapnya.
Meski ada dorongan untuk mempercepat realisasi belanja APBD, namun pemerintah kabupaten dan kota diingatkan tetap hati-hati agar setiap perencanaan dan penganggaran harus berdampak langsung terhadap kebutuhan layanan masyarakat.
Baca Juga: Bupati Gumas Ajak Warga Kibarkan Merah Putih hingga Akhir Agustus
Hal tersebut sesuai dengan arahan kepala negara, yang menekankan agar realisasi belanja APBD tidak boleh sembarangan dan setiap persen yang dikeluarkan betul-betul dirasakan masyarakat.
"Intinya realisasi belanja APBD ini harus dipercepat dengan tetap pada prinsipnya, bahwa satu rupiah pun harus berguna untuk masyarakat. Jadi tidak hanya mengejar realisasi, tapi juga harus memerhatikan manfaatnya," pungkasnya. (sho/fm)
Editor : Farid Mahliyannor