PALANGKA RAYA – Ancaman musim kemarau akibat fenomena El Nino menjadi perhatian serius pemerintah. Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi meningkat selama periode cuaca kering.
Ia menegaskan, pencegahan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.
"Peran aktif seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar, karena risikonya sangat besar dan dapat merugikan banyak pihak," tegas Iwan Kurniawan.
Dijelaskannya, praktik membuka lahan dengan cara membakar, baik untuk pertanian maupun perkebunan, tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga berpotensi memicu kebakaran berskala luas yang sulit dikendalikan. Dampaknya pun tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengganggu kesehatan masyarakat akibat kabut asap hingga aktivitas ekonomi dan transportasi.
Baca Juga: El Nino Kuat Diprediksi Bertahan hingga Awal 2027, BMKG Siaga Hadapi Ancaman Karhutla dan Kekeringan
Masyarakat pun diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api ataupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Laporan dapat disampaikan kepada kepolisian, pemerintah daerah, maupun instansi terkait agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin sebelum api meluas.
Kapolda menegaskan, pihaknya bersama pemerintah daerah, TNI, BPBD, Manggala Agni, dan instansi terkait terus memperkuat langkah pencegahan. Upaya tersebut dilakukan melalui patroli terpadu, sosialisasi kepada masyarakat, edukasi mengenai bahaya karhutla, hingga peningkatan kesiapsiagaan personel menghadapi puncak musim kemarau.
"Melalui sinergi dan kepedulian bersama, kita dapat mencegah terjadinya karhutla serta menjaga kualitas udara, kesehatan masyarakat, dan kelestarian alam Kalimantan Tengah," pungkas Iwan Kurniawan.(daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama