PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com-Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi, mengingatkan semua pihak untuk bertindak tegas terhadap ancaman peredaran narkotika di daerah ini.
Ia menyebutkan, tragedi gugurnya tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan menjadi penanda peredaran barang haram tersebut sudah memasuki fase yang sangat berbahaya dan mengkhawatirkan.
"Tindakan komplotan yang melakukan penganiayaan hingga pembunuhan bisa dikatakan perlawanan terbuka terhadap kedaulatan negara. Ini juga harus jadi perhatian kita di Kota Palangka Raya," ujar Syaufwan, Rabu (8/7).
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini menegaskan, peredaran narkotika ini menjadi musuh yang harus ditangani secara serius dan harus diklasifikasikan sebagai kejahatan luar biasa yang setara dengan terorisme.
"Peredaran narkoba ini karegorinya extraordinary crime. Ini tidak hanya merusak generasi muda, tetapi ada tindakan-tindakan kriminal lain yang muncul akibat narkoba ini," ucapnya.
Oleh sebab itu aparat penegak hukum tidak boleh mundur dan harus menindak tegas serta mengusut tuntas jaringan ini sampai ke gembong utamanya sebagai upaya meminimalsir ancaman kejahatan yang ditimbulkan.
Di satu sisi, dirinya juga mengingatkan jajaran kepolisian juga wajib melakukan evaluasi taktis menyeluruh terkait jaminan keselamatan personel di lapangan. Setiap operasi di area berisiko tinggi, wajib diperkuat oleh peta informasi yang presisi dan dukungan perlengkapan proteksi yang memadai.
"Intinya penindakan harus setegas-tegasnya, karena ancaman narkoba ini sudah sangat nyata dengan tetap memerhatikan keselamatan saat operasi penindakan" pungkas Syaufwan Hadi. (sho/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama