Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Dua Kali Kapolda Kalteng Sambangi Korban Kebakaran Palangka Raya! Bukan Sekadar Seremonial, Mengetuk Pintu Hati di Atas Puing Abu

Dodi Abdul Qadir • Kamis, 18 Juni 2026 | 23:59 WIB
ULURAN TANGAN DI ATAS PUING: Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan saat membagikan bantuan kepada warga korban kebakaran dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-80, Kamis (18/6/2026). FOTO DODI/RADAR SAMPIT
ULURAN TANGAN DI ATAS PUING: Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan saat membagikan bantuan kepada warga korban kebakaran dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-80, Kamis (18/6/2026). FOTO DODI/RADAR SAMPIT

 

Radarsampit.jawapos.com - Tiga bulan lebih telah berlalu sejak api melumat habis permukiman pada Maret lalu. Namun, abu sisa kebakaran itu seolah belum sepenuhnya dingin dari ingatan 33 kepala keluarga (KK) di Palangka Raya. 

Di tengah perjuangan untuk bangkit, sebuah ketukan hangat datang dari korps berseragam cokelat.

 Jarum jam menunjukkan pukul sepuluh pagi ketika deretan mobil dinas Polda Kalteng menepi. Langkah kaki Irjen Pol Iwan Kurniawan tampak bergegas.

Ini bukan kali pertama sang jenderal bintang dua itu menginjakkan kaki di tanah yang sempat menghitam akibat amukan si jago merah pada 10 Maret 2026 silam. Bagi warga terdampak, kehadiran orang nomor satu di Kepolisian Kalimantan Tengah ini adalah sebuah kejutan yang menguatkan.

Baca Juga: Ghana Menang Dramatis atas Panama

"Kami datang lagi untuk memastikan bapak dan ibu tidak sendirian," ujar Iwan, menyapa seorang ibu paruh baya yang matanya tampak berkaca-kaca, Kamis (18/6/2026).

Kunjungan kali ini terasa berbeda. Tidak ada ketegangan formalitas. Di bawah tenda darurat, Kapolda Kalteng memilih duduk membaur, mendengarkan kembali keluh kesah warga yang kini sedang tertatih membangun kembali asa mereka yang sempat abu.

Kehadiran jajaran Polda Kalteng ini bertepatan dengan momentum menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Namun, alih-alih merayakannya dengan upacara megah di dalam gedung ber-AC, Polda Kalteng memilih jalan yang lebih membumi, mengetuk langsung pintu-pintu darurat para korban bencana.

"Kami melihat sendiri bagaimana dampak kebakaran ini memukul kehidupan 33 kepala keluarga di sini. Kedatangan kami hari ini bukan sekadar membawa paket bantuan fisik, tapi membawa doa dan semangat agar warga kembali kuat," ungkap Irjen Pol Iwan Kurniawan dengan nada bicara yang dalam.

Baca Juga: Inggris Pertama, Kroasia Juru Kunci, Klasemen Sementara Grup L Piala Dunia 2026

Satu per satu paket bantuan sosial diserahkan langsung dari tangan sang jenderal ke tangan para korban. Iwan sadar betul, beberapa karung sembako atau santunan tidak akan pernah bisa menggantikan rumah-rumah yang telah rata dengan tanah. Rumah, bagi setiap keluarga, adalah tempat merajut mimpi. Kehilangan itu tentu menyisakan trauma mendalam.

"Jangan dilihat dari besar kecilnya nilai bantuan ini," tutur Iwan lirih. "Tetapi lihatlah ini sebagai kehadiran negara. Kami ingin bersama-sama meringankan beban. Kami tahu ini berat, sangat berat."

Bhayangkara yang Membumi

Pendekatan humanis yang ditunjukkan dalam aksi bakti sosial ini menjadi potret baru wajah kepolisian di usia yang ke-80. Peringatan Hari Bhayangkara tahun ini tampaknya sengaja digeser menjauh dari kesan seremonial belaka.

Mantan petinggi Mabes Polri itu menegaskan bahwa ia telah menginstruksikan seluruh jajarannya di Polres hingga Polsek untuk memperbanyak agenda yang bersentuhan langsung dengan urat nadi masyarakat.

Baca Juga: PNS Kalteng Diingatkan Jangan Rusak Citra Pemerintah

Selain pembagian sembako, Polda Kalteng kini juga tengah menggencarkan program bakti kesehatan gratis di pelosok-pelosok kabupaten dan kota.

"Saya tidak ingin Hari Bhayangkara hanya habis pada acara seremoni atau potong tumpeng saja. Manfaatnya harus dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan," tegas jenderal yang dikenal ramah ini.

Aksi sosial ini dipastikan akan terus bergulir maraton hingga hari puncak peringatan Hari Bhayangkara nanti. Di akhir kunjungannya, sebelum berpamitan, Iwan sempat menyisipkan pesan edukatif kepada warga.

Baca Juga: Polantas di Sampit Bidik Knalpot Brong dan Truk Overload

Ia mengingatkan agar musibah kelam pada Maret lalu menjadi alarm keras bagi semua pihak untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran pemukiman ke depan.

Siang itu, iring-iringan mobil dinas Kapolda perlahan meninggalkan lokasi. Namun, bagi 33 KK yang bertahan di atas puing-puing itu, kedatangan sang jenderal meninggalkan sesuatu yang jauh lebih berharga dari sekadar sembako, sebuah harapan bahwa hari esok akan jauh lebih baik. (*/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
#korps seragam cokelat #polda kalteng #korban kebakaran #bantuan #bakti sosial