Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Empat Kandidat Rektor UPR Gagal Melaju

Dodi Abdul Qadir • Jumat, 12 Juni 2026 | 20:57 WIB
Kampus UPR, salah satu pusat pendidikan terbesar di Kalimantan Tengah. (ist)
Kampus UPR, salah satu pusat pendidikan terbesar di Kalimantan Tengah. (ist)

PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com-Perebutan kursi Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026–2030 mulai mengerucut. Dari delapan bakal calon (balon) yang mendaftar, hanya empat nama yang berhasil melewati tahapan verifikasi administrasi dan dipastikan melaju ke tahap berikutnya.

Sementara itu, empat kandidat lainnya harus menghentikan langkah lebih awal setelah dinyatakan tidak memenuhi persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku dalam proses pemilihan rektor.

Empat nama yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi, antara lain Prof Bhayu Rhama ST MBA PhD, Dr Thea Farina Embang SH MKn, Dr Natalina Asi MA, dan Prof Dr Liswara Neneng SPd MSi.

Sedangkan empat kandidat yang tidak lolos verifikasi berkas adalah Dr dr Natalia Sri Martani MSi, Dr Tari Budayanti Usop ST MT, Dr Ir Deddy NSP Tanggara ST MT, serta Prof Dr Ir Uras Tantulo MSc.

Keputusan tersebut ditetapkan melalui rapat Senat Universitas Palangka Raya setelah menerima dan membahas hasil verifikasi administrasi yang dilakukan panitia pemilihan rektor.

Ketua Senat UPR, Prof Petrus Poerwadi, membenarkan bahwa dari delapan bakal calon yang mendaftar, hanya empat yang berhasil memenuhi seluruh persyaratan administrasi."Benar, dari delapan bakal calon rektor, empat lolos dan empat tidak lolos," ujarnya,Kamis (11/6/2026).

Menurut Petrus, keputusan tersebut bukan hasil penilaian subjektif, melainkan berdasarkan hasil pemeriksaan dokumen dan persyaratan yang telah ditentukan dalam regulasi pemilihan rektor.

Baca Juga: Kandidat Calon Rektor UPR untuk Periode 2026-2030 Jadi Delapan Orang

Ia menegaskan, hasil tersebut telah disepakati dalam rapat senat yang digelar setelah proses verifikasi selesai dilakukan.

"Sudah dirapatkan. Nama empat calon di atas adalah nama yang telah dipastikan lolos administrasi," tegas Petrus.

Dengan hasil tersebut, persaingan menuju kursi orang nomor satu di kampus terbesar di Kalimantan Tengah itu kini semakin terbuka. Keempat kandidat yang lolos akan bersaing pada tahapan selanjutnya untuk merebut dukungan senat dan pemangku kepentingan di lingkungan UPR.

Seperti diketahui, proses penjaringan calon Rektor UPR periode 2026–2030 cukup menarik perhatian civitas akademika. Delapan bakal calon yang mendaftar berasal dari berbagai latar belakang akademik dan fakultas yang berbeda di lingkungan Universitas Palangka Raya.

Tahapan verifikasi administrasi menjadi pintu pertama yang harus dilewati seluruh kandidat sebelum memasuki proses pemaparan visi-misi, penyaringan, hingga pemilihan rektor.

Panitia pemilihan rektor selanjutnya akan melanjutkan tahapan sesuai jadwal yang telah ditetapkan hingga terpilih Rektor Universitas Palangka Raya periode 2026–2030. Setiap kandidat yang tersisa kini dituntut mampu meyakinkan senat dan civitas akademika terkait gagasan, visi, serta arah pengembangan UPR dalam lima tahun ke depan.(daq/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
#rektor #pemilihan #kandidat #Universitas Palangka Raya (UPR) #administrasi