Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Buaya Serang Kru Kelotok Wisata di Sungai Sekonyer

Koko Sulistyo • Minggu, 10 Mei 2026 | 21:30 WIB
Lokasi kemunculan seekor buaya di Sungai Sekonyer yang sempat menyerang seorang kru kelotok wisata, baru-baru tadi. (istimewa)
Lokasi kemunculan seekor buaya di Sungai Sekonyer yang sempat menyerang seorang kru kelotok wisata, baru-baru tadi. (istimewa)

PANGKALAN BUN,radarsampitjawapos.com- Seorang Kru kelotok wisata Irene, diserang buaya di Sungai Sekonyer, tepatnya di Camp Leakey, kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Sabtu (9/5).

Pria bernama Muin yang sehari-harinya dipanggil Jinggo itu, sempat berjuang melepaskan kakinya dari cengkeram mulut buaya jenis Sapit (Senyulong). Meski tidak menimbulkan luka terbuka namun ia mengalami cidera lantaran bekas gigitan menimbulkan bengkak dan nyeri.

Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk mendapatkan perawatan intensif.

Warga Kecamatan Kumai, Irwan menceritakan, serangan buaya tersebut bermula ketika Muin alias Jinggo akan memperbaiki kemudi kelotok wisatanya yang mengalami kerusakan pada daun kemudi.

"Saat itu bang Muin turun ke air, ia mengaku kakinya sempat menyentuh kepala buaya. Ia mengira kayu, diduga buaya terkejut langsung menyambar kaki," bebernya.

Baca Juga: Buaya 4 Meter Muncul di Sungai Cempaga, Warga Heboh

Lanjut dia, mulut buaya sempat mencengkeram bagian paha sebelah dalam, saat ia berteriak ada buaya ke kapten kelotok yang ada di dalam bersama anaknya langsung menarik korban ke atas.

Irwan melanjutkan , saat korban ditarik ke atas kepala buaya sempat ikut naik dalam posisi masih mencengkeram kaki korban, dan kemudian di pukul kepalanya dari atas pakai kayu, hingga kemudian kaki pria itu lepas dari mulut buaya.

"Ada bekas gigitan dan goresan di paha bagian dalam, tetapi tidak ada luka terbuka," sebutnya.

Sementara itu, SKW II Pangkalan Bun, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng Dendi Sutiadi mengatakan akan meneruskan informasi tersebut ke Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP), lantaran saat ini kewenangan untuk buaya berada di KKP. "Saat ini kewenangan buaya ada di KKP bukan di KSDA lagi nanti saya teruskan informasi ini," tandasnya. (tyo/gus)

 

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#Sungai Sekonyer #taman nasional tanjung puting #diserang buaya #kelotok #Kecamatan Kumai