Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Harga Bahan Pokok di Lamandau masih Stabil

Ria Mekar Anggreany • Selasa, 24 Februari 2026 | 21:45 WIB

Aktivitas pasar subuh di pasar induk Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau
Aktivitas pasar subuh di pasar induk Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau

NANGA BULIK,radarsampitjawapos.com- Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kabupaten Lamandau, Penyang, menyatakan, harga sembako di wilayahnyaterpantau stabil di awal bulan Ramadan.

"Data yang diperoleh dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa Indeks Perubahan Harga (IPH) naik 0,37% dan masih dalam keadaan terkendali,”ujarnya.

Penyang menjelaskan,  komoditas yang memberikan andil dalam perubahan harga adalah daging ayam ras dan bawang putih. Namun, terdapat beberapa komoditas yang mengalami fluktuasi harga, yaitu bawang merah yang naik sebesar 0,0813%.

Dikatakannya pula, faktor pengiriman dari Pulau Jawa dan stok di Pangkalan Bun mempengaruhi perubahan harga beberapa komoditas. Ini karena stok sembako di Lamandau masih mengandalkan pengiriman dari pulau jawa melalui pangkalanbun.

Penyang menegaskan, pihaknya akan terus memantau perkembangan harga sembako di Kabupaten Lamandau dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas harga. Masyarakat  pun diimbau untuk membeli kebutuhan pokok sesuai dengan kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan.(mex/gus)

Pantauan Harga Terkini Beberapa Bahan Pokok di Lamandau: 

- Telur ayam boiler naik dari Rp 32.500/kg menjadi Rp 33.500/kg

- Cabe keriting merah turun dari Rp 90.000/kg menjadi Rp 75.000/kg

- Cabe rawit merah turun dari Rp 90.000/kg menjadi Rp 70.000/kg

- Bawang merah naik dari Rp 45.000/kg menjadi Rp 51.666/kg

- Bawang putih naik dari Rp 43.333/kg menjadi Rp 48.333/kg

- Bawang bombai turun dari Rp 45.000/kg menjadi Rp 40.000/kg

 

Sumber: DKUKMPP Lamandau

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#dkukmpp #pasar tradisional #stabil #harga bahan pokok #nanga bulik #Kabupaten Lamandau #badan pusat statistik