NANGA BULIK,radarsampitjawapos.com- Demi mengurangi beban yang diderita korban kebakaran, Dinas Sosial kabupaten Lamandau telah menyerahkan bantuan langsung kepada korban kebakaran yang melanda satu unit rumah dan warung milik warga Desa Tangga Batu, Kecamatan Belantikan Raya, Minggu (1/2/2026) lalu. Bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan dasar hidup untuk membantu korban dalam menghadapi kondisi pasca bencana.
Kepala Dinas Sosial melalui Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Agung Adi Nugroho membeberkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 16.15 WIB di lokasi pinggir jalan poros Kecamatan Belantikan Raya, simpang Plasma Tangga Batu.
Api pertama kali terlihat dari bagian samping kiri rumah dan dengan cepat menyebar hingga melahap satu buah rumah. Api tidak sempat menyebar ke rumah tetangga yang lain, karena lokasi rumah berada agak jauh dari pemukiman warga lainnya.
Pada saat kejadian, rumah hanya dihuni oleh seorang cucu dan satu orang kerabat pemilik rumah, sementara pemilik rumah bernama Rudy Triwinarno sedang berobat di Rumah sakit Pangkalanbun.
Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran ini. Namun, kerugian harta benda yang ditimbulkan diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
"Saat ini belum dapat dipastikan secara pasti apa penyebabnya dan total kerugian. karena kita masih proses pendataan, tuan rumah juga masih berobat di RS sejak kejadian hingga saat ini, belum bisa kita temui, " ungkap Agung.
Bantuan yang diserahkan meliputi berbagai jenis kebutuhan esensial. Di antaranya adalah terpal untuk tempat tinggal sementara, paket dapur keluarga, serta selimut untuk kebutuhan tidur. Selain itu, juga diberikan paket perlengkapan bayi dan perlengkapan keluarga seperti pakaian dalam dan lainnya.
Bantuan juga mencakup perlengkapan tempat tidur berupa kasur, serta makanan siap saji seperti biskuit, mie instan, minyak goreng, susu, dan sarden. Untuk kebutuhan sandang, diberikan berbagai jenis pakaian seperti baju, sarung, celana, dan daster yang disesuaikan dengan kebutuhan anggota keluarga korban.
"Bantuan ini merupakan bentuk tanggap darurat, penanganan cepat dari pemerintah untuk memastikan korban bencana dapat segera mendapatkan dukungan yang dibutuhkan dan memulai proses pemulihan,” pungkas Agung.
Penyerahan bantuan diserahkan langsung kepada kerabat korban didampingi camat dan kades setempat. (mex/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama