Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Tak Masuk APBD Murni, Pemberdayaan Ekonomi Warga Kotim Tetap Jalan Lewat Dana Pokir

Heny Pusnita • Sabtu, 31 Januari 2026 | 22:05 WIB
Kepala Dinas Sosial Kotim, Hawianan
Kepala Dinas Sosial Kotim, Hawianan

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kotim berupaya memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program perlindungan dan jaminan sosial (jamsos), salah satunya dengan menyalurkan bantuan usaha bagi kelompok masyarakat.

Kepala Dinas Sosial Kotim, Hawianan mengatakan, meski pada tahun 2026 program peningkatan usaha ekonomi masyarakat belum dianggarkan melalui APBD murni, pihaknya tetap mengupayakan bantuan melalui dana pokok pikiran (pokir) Anggota DPRD Kotim dengan total sebesar Rp 75 juta.

“Di tahun ini program pemberdayaan ekonomi masyarakat tidak dianggarkan, namun ada bantuan dari dana pokir dengan total Rp 75 juta. Bantuan dari dana pokir kami sangat sambut baik sepanjang sesuai dengan ketentuan dan penyalurannya diberikan kepada penerima manfaat secara tepat sasaran ,” kata Hawianan, Jumat (30/1).

Menurut data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan di Kotim mengalami fluktuasi hingga tahun terakhir. Pada 2025, persentase penduduk miskin tercatat mencapai sekitar 5,83 persen dengan total penduduk miskin sekitar 27.700 jiwa, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan ini menunjukkan tantangan baru dalam upaya pengentasan kemiskinan meski angka tersebut masih berada di bawah rata-rata nasional. Angka kemiskinan di Kotim menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur kondisi kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

“Dengan dukungan modal usaha bagi peternak ayam dan penjahit konveksi, kita ingin mendorong kemandirian ekonomi kelompok masyarakat. Ini sekaligus menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat kesejahteraan dan menekan angka kemiskinan di Kotim,” ujarnya.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Sidiq Nurrahman menambahkan, bantuan dana pokir Komisi III DPRD Kotim sebesar Rp 75 juta tersebut disalurkan untuk Kelompok Usaha Bersama (KUB) Kompan yang terdiri dari 20 peternak dengan bantuan sebesar Rp 50 juta untuk pembibitan ternak ayam, pembuatan kandang, pembelian bibit ayam 10 box, pembelian konsentrat 25 karung, pembelian peralatan ternak sepaket, serta pembuatan media kandang di Jalan Kaswari, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

Selain itu, bantuan untuk KUB Kompan, dana pokir juga berasal dari Komisi III DPRD Kotim sebesar Rp 25 juta yang disalurkan untuk Kelompok Usaha Bersama Konveksi Marintis Bersama di Kelurahan Mentaya Seberang.

Bantuan tersebut menyasar 10 penjahit dalam bentuk pengadaan mesin jahit tujuh unit, mesin obras tiga unit, serta meja untuk mesin jahit dan obras sebanyak 10 unit.

"Realisasi program direncanakan berlangsung pada triwulan I dan triwulan II 2026, dengan penyerahan bantuan kemungkinan akan diserahkan pada Februari 2026," kata Sidiq Nurrahman.

Melalui bantuan tersebut, Dinsos Kotim berharap kelompok usaha masyarakat dapat berkembang dan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat jaring pengaman sosial berbasis pemberdayaan.

"Kami harapkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat bersinergi dengan program lintas perangkat daerah lainnya dalam rangka mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," tandasnya. (hgn)

Editor : Slamet Harmoko
#dinsos kotim #sampit #kalteng