Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

HAN dan Hari Disabilitas Internasional di Kotim, Dimeriahkan Ajang Lomba dan Prestasi untuk Pelajar Berkebutuhan Khusus

Yuni Pratiwi Iskandar • Sabtu, 13 Desember 2025 | 22:10 WIB

 

Peserta lomba dari kalangan pelajar berkebutuhan khusus dalam rangka Hari Anak Nasional dan Disabilitas, di Sampit, Kotawaringin Timur, Sabtu (13/12).
Peserta lomba dari kalangan pelajar berkebutuhan khusus dalam rangka Hari Anak Nasional dan Disabilitas, di Sampit, Kotawaringin Timur, Sabtu (13/12).

SAMPIT,radarsampoit.jawapos.com- Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang dirangkai dengan Hari Disabilitas Internasional digelar meriah melalui kegiatan Gebyar Ajang Perlombaan Pengembangan Talenta dan Prestasi Siswa Berkebutuhan Khusus dan Inklusi, Sabtu (13/12). Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan kemampuan tanpa sekat perbedaan.

Ketua Panitia Elwani Sarwando menjelaskan, Hari Disabilitas Internasional sejatinya diperingati setiap 3 Desember. Namun, pelaksanaannya di Sampit dijadwalkan pada 13 Desember agar dapat dirangkai dengan b erbagai agenda lomba yang melibatkan peserta dari beragam jenjang pendidikan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang yang sama bgai seluruh anak, baik anak pada umumnya maupun anak disabilitas. Tidak ada perbedaan, karena yang membedakan hanyalah akhlak dan adab kita,” ujar Elwani.

Beragam lomba digelar dalam kegiatan tersebut. Untuk tingkat TK dilaksanakan lomba mewarnai, sementara tingkat SD mengikuti lomba mewarnai dan mengambar. Peserta tingkat SMP berlomba membuat ornamen talawang, sedangkan kategori umum diisi denganlom lomba topeng Bukung Dayak.

Khusus peserta dari Sekolah Khusus (SKH), terdapat empat cabang lomba yang disesuaikan dengan pengembangan keterampilan, yakni nail art, melukis, menghias kue (tata boga), dan fashion show. Jumlah peserta dari SKH tercatat sebanyak 98 orang beserta pendamping, sementara peserta umum men capai 156 orang.

Pengawas SKH Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Tri Nugroho menyampaikan apresiasi kepada panitia dan SKH Negeri 3 Sampit yang telah memprakarsai kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemprov Kalteng mendukung penuh kegiatan yang mampu meningkatkan mutu pendidikan, khususnya pendidikan khusus.

“Pendidikan tidak hanya mengakomodasi pembelajaran di dalam kelas. Kegiatan hari ini membuktikan adanya eksistensi dan kebersamaan anntara anak berkebutuhan khusus dan anak pada umumnya. Mereka terlihat interaktif, bahagia, dan saling berbagi pengalaman,” katanya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena dinilai sangat bermanfaat bagi perkembangan sosial dan kepercayaan diri peserta didik.

Sementara itu, Kepala SKH Negeri 3 Sampit Sari Milawati menuturkan,  lomba-lomba yang digelar dirancang sebagai bekal keterampilan masa depan bagi siswa.

“Kami ingin keterampilan seperti tata boga, nail art, kecantikan,, dan melukis bisa menjadi modal hidup mereka. Ada siswa kami yang memiliki keterampilan kecantikan dan bisa diterima bekerja di salon. Bahkan ada yang mengikuti lomba tata boga tingkat nasional dan kini memiliki toko kue sendiri,” ungkapnya.

Melalui gebyar ini, diharapkan agar masyarakat semakin memahami bahwa setiap anak memiliki potensi dan k esempatan yang sama untuk berkembang, berkarya, dan berprestasi. (yn/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
#perlombaan #pelajar berkebutuhan khusus #Murid berkebutuhan khusus #Kotawaringin Timur (Kotim) #sampit #hari disabilitas internasional #siswa berkebutuhan khusus #Hari Anak Nasional (HAN) #dimeriahkan