SAMPIT,radarsampit.jawapos.com- Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menunjukkan kepeduliannya untuk korban banjir di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Diwujudkan dengan mengumpulkan sejumlah barang yang dibutuhkan korban bencana.
Diantaranya terdapat 2 paket bantuan berupa popok bayi, obat-obatan dan makanan sebanyak dua paket seberat 20 kg yang dikirimkan melalui Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) menuju Pos JNE Wilayah Aceh.
Sebagai informasi, JNE membuka layanan gratis ongkir tujuan Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat mulai 1-10 Desember 2025. Pengirim dapat memberikan bantuan maksimal sepaket 10 kg berupa peralatan mandi,obat-obatan, pakaian layak pakai, selimut, sembako untuk korban banjir di wilayah Aceh dan Sumatera dan sekitarnya.
"Layanan gratis ongkir ini kesempatan yang baik yang bisa kita lakukan membantu korban yang merasa belum bisa memberikan bantuan dana, bisa mengirimkan bantuan berupa barang yang sangat mereka butuhkan. Kami harap lebih banyak lagi warga Sampit yang peduli saudara kita yang tertimpa musibah banjir di Aceh dan Sumatera," kata Rahmat Widi Sujarwo Ketua Harian Kwarcab Pramuka Kotim, Sabtu (6/12).
Menurutnya, Kwarcab Pramuka Kotim juga masih menggalang dana untuk korban banjir di Aceh, Sumatera dan sekitarnya yang dimulai 2-15 Desember 2025."Galang dana untuk korban banjir di Aceh dan Sumatera masih terus kami lakukan. Sampai dengan Sabtu, 6 Desember 2025 dana yang terkumpul sebesar Rp 90.435.000," ujarnya.
Dana ini dikumpulkan dari hasil turun lapangan yang melibatkan 100 relawan Pramuka dari kalangan pelajar di berbagai sekolah di Kota Sampit. Sebanyak 100 relawan terlibat berbagi tugas di 10 titik lokasi yaitu di persimpangan traffic light Jalan Tjilik Riwut-Pramuka-Pemuda, Jalan Tjilik Riwut-Tidar-Jaya Wijaya, Jalan Tjilik Riwut-Wengga-Hasan Mansur, Pasar Al Kamal Jalan Hasan Mansur.
Kemudian, di perempatan Jalan HM Arsyad-Pelita, Jalan HM Arsyad-MT Haryono, Jalan MT Haryono-DI Panjaitan, Jalan Ahmad Yani-Suprato, Jalan Ahmad Yani-Yos Sudarso dan Jalan Ahmad Yani- Rahadi Usman.
"Kami juga menggalang dana melalui Bank Kalteng yang dapat ditransfer ke nomor rekening 3000202079630 atas nama Mayang Sari selaku bendahara kami," beber Sujarwo.
Ia menambahkan, untuk luar Kota Sampit yaitu di 15 kecamatan lainnya dikoordinir oleh kwartir ranting Pramuka di kecamatan masing-masing, sehingga gerakan galang dana ini diharapkan bergerak di 17 kecamatan se-Kotim.
"Kegiatan galang dana ini juga sudah mendapatkan izin rekomendasi dari Dinsos Kotim. Sehingga, kegiatan galang dana benar-benar dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada korban banjir. Insya Allah hasil pengumpulan dana akan diserahkan ke wilayah Aceh dan sumatera, melalui Satgas Pramuka Peduli Kwartir Nasional pada tanggal 15 Desember 2025," pungkas Sujarwo.(hgn/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama