Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Gubernur Kalteng Ajak Masyarakat Teguhkan Falsafah Huma Betang

Dodi Abdul Qadir • Senin, 8 Desember 2025 | 13:30 WIB
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama unsur Forkompimda TNI/Polri saat mengadiri apel Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) jajaran Polda Kalteng, baru-baru tadi.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama unsur Forkompimda TNI/Polri saat mengadiri apel Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) jajaran Polda Kalteng, baru-baru tadi.

PALANGKA RAYA-Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, menegaskan pentingnya seluruh masyarakat di provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai ini,  untuk terus menjunjung tinggi falsafah Huma Betang sebagai pedoman hidup bersama.

Penegasan itu disampaikan saat menjadi narasumber Apel Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) jajaran Polda Kalteng. Sekaligus bersilaturahmi dan Hasupa Hasundau dengan Kapolres dan Kapolsek Se Kalteng, Minggu (7/12).

Agustiar menekankan bahwa siapapun yang hidup di Kalteng perlu menghidupi nilai ‘Belum Bahadat dan semangat gotong royong agar pembangunan di daerah ini dapat memberikan dampak positif bagi semua. “Keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama. Kalau kamtibmas terjaga, pembangunan bisa berjalan lebih baik,” tegasnya.

Dijelaskannya, Belum Bahadat dianggap sebagai fondasi moral untuk menjaga harmoni sosial, keamanan, dan persatuan masyarakat di tengah keberagaman. “Saya  mendorong warga menjalankan perilaku santun, gotong royong, menghormati adat, dan menjaga rukun sesuai nilai Huma Betang serta selaras dengan Pancasila,” papar Agustiar.

Menurutnya, masyarakat Kalteng harus tetap riang, rukun, dan menjaga kekompakan lintas komunitas. Semangat itu lanjutnya, selaras dengan filosofi Huma Betang yang menekankan hidup bersama dalam keberagaman, menghargai perbedaan, serta memegang teguh kesetaraan dan kejujuran.

“Masyarakat Kalteng harus menjunjung tinggi falsafah Huma Betang di Bumi Tambun Bungai. Menjalankan belum bahadat dan gotong royong, sehingga sama-sama memberikan dampak baik untuk pembangunan Kalteng,” papar Agustiar.

Menurutnya nilai-nilai tersebut sejalan dengan Pancasila dan hukum adat Dayak yang menjunjung tinggi harmoni. Karena itu, ia mendorong masyarakat Dayak dan seluruh warga Kalteng untuk terus memperkuat koordinasi, menjaga rukun, serta menata kehidupan sosial yang selaras dengan jati diri daerah. Dengan penguatan nilai budaya dan kebersamaan itu, pemerintah optimistis Kalteng dapat terus melangkah maju dalam pembangunan dan menjaga stabilitas sosial di berbagai wilayah

“Saya selaku Gubernur Kalteng akan terus menyerukan agar seluruh masyarakat menjunjung tinggi falsafah Huma Betang sebagai landasan hidup bersama di Bumi Tambun Bungai. Mangantang utus, Dayak harus lebih baik, lebih maju, tetapi tetap selaras dengan jati diri Huma Betang,” pungkas  Agustiar yang juga Ketua DAD Kalteng dan Ketua DMI Kalteng.(daq/gus)

 

 

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#gubernur Kalteng Agustiar Sabran #falsafah #PALANGKA RAYA #Kasatwil #Huma Betang #kalteng #Bumi Tambun Bungai