Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Rawan Macet di KM50 Pangkalan Bun-Sampit, di Desa Pangkalan Tiga

Koko Sulistyo • Selasa, 2 Desember 2025 | 22:10 WIB
Truk yang sempat amblas dan memicu kemacetan di Jalan di kilometer 50, Desa Pangkalan Tiga, Kecamatan Pangkalan Banteng, Selasa (2/12).
Truk yang sempat amblas dan memicu kemacetan di Jalan di kilometer 50, Desa Pangkalan Tiga, Kecamatan Pangkalan Banteng, Selasa (2/12).

PANGKALAN BUN,radarsampit.jawapos.com- Kilometer 50, Jalan Ahmad Yani, Desa Pangkalan Tiga, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengalami kemacetan, Selasa (2/12).

Meski tidak separah sebelumnya, namun kondisi tersebut cukup menganggu arus lalulintas dari Pangkalan Bun menuju Sampit maupun arah sebaliknya. Kemacetan disebabkan oleh amblasnya tiga truk di tengah badan jalan.

Informasi dihimpun, sisi kanan dan kiri jalan, ada dua truk sarat muatan tidak mampu bergerak terjebak di jalan yang becek, sementara di bagian tengah jalan truk Fuso juga sarat muatan turut amblas.

Menyikapi hal tersebut, Satgas PUPR Kobar segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan, titik bekas amblasnya truk dilakukan penimbunan dengan latrit, meski truk fuso masih belum dapat di evakuasi, siang kemarin. Namun kemudian, dua truk yang awalnya amblas sudah terbebas.

Rusaknya jalan  itu tidak jauh dari titik kerusakan beberapa waktu lalu, jalan yang berubah jadi arena lumpur tersebut diakibatkan oleh hujan dan truk bermuatan melebihi tonase.

Kepala Dinas PUPR Kobar Hasyim Mualim mengatakan, setelah mendapat informasi adanya truk-truk yang amblas di kilometer 50, satgas PUPR langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

“Penanganan dilakukan dengan penimbunan menggunakan material latrit dititik rusaknya jalan, agar lalulintas kembali normal,” ujarnya.

Saat ini, arus lalulintas sudah mulai normal kembali, dan satgas masih bekerja untuk penanganan kerusakan jalan. "Kondisi arus lalulintas sudah kembali lancar, dan satgas masih bekerja untuk menangani kerusakan,"tambah Hasyim.

Ia menegaskan, menegaskan bahwa sejatinya jalan Ahmad Yani merupakan jalan nasional dan wewenangan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN). Namun demikian pihaknya tetap turun tangan untuk memastikan kelancaran arus lalin.

Hasyim menambahkan,  penanganan yang dilakukan secara bertahap, dan perbaikan saat ini sifatnya adalah perbaikan awal. Ia menegaskan meski terkendala faktor alam dan anggaran namun hal itu tidak menjadi masalah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. (tyo/gus)

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#kemacetan #dinas pupr #jalan nasional #KM50 #kotawaringin barat #rawan macet #sampit #pangkalan lada #Pangkalan Bun