PANGKALAN BUN,radarsampit.jawapos.com- Petugas Resort Taman Wisata Alam (TWA) Tanjung Keluang, Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), berhasil menyelamatkan ratusan telur penyu sisik (Eretmochelys imbricata).
Telur-telur tersebut ditemukan saat petugas melakukan patroli malam pada Minggu, 30 November 2025, sekitar pukul 22.30 WIB. Dalam patroli itu, mereka menjumpai seekor penyu sisik sedang bertelur.
Kepala SKW II Pangkalan Bun BKSDA Kalteng Dendi Sutiadi mengatakan, dari hasil monitoring ditemukan satu sarang berisi 175 butir telur. “Saat ini telur diamankan di bak penetasan semi alami di Tanjung Keluang, Desa Kubu,” ujarnya, Senin (1/12).
Menurut Dendi, setelah menetas, anak penyu sisik (tukik) akan dilepasliarkan ke laut. Berdasarkan penelitian para ahli, tingkat keberhasilan hidup tukik di alam hanya sekitar 1 persen dari setiap seratus yang dilepas, mengingat banyaknya predator laut. Namun demikian, hal itu merupakan bagian dari keseimbangan ekosistem.
Ia menambahkan, penyu sisik yang ditemukan kali ini pernah ditandai dengan tag titanium dan diberi nama Rabil Ijati. Penandaan tersebut dipasang pada bagian kaki pada 2014. “Ternyata penyu ini kembali lagi ke pasir putih Pantai Tanjung Keluang untuk bertelur,” jelasnya.
Dendi memaparkan, penyu sisik yang terpantau di kawasan tersebut biasanya mendarat dua kali dalam setahun, yakni pada November–Januari dan Juli–September. Sebagian penyu bermigrasi, namun ada pula yang tetap berada di perairan pantai wilayah Kobar.
Penyu sisik saat ini berstatus kritis atau sangat terancam punah. Populasinya tertekan akibat sampah laut, konsumsi telur penyu oleh manusia, serta perburuan penyu untuk konsumsi. Selain itu, banyak habitat penyu yang berubah menjadi area publik sehingga semakin beririsan dengan aktivitas manusia, terutama di wilayah pantai tempat penyu bertelur.
“Kami berharap penyu sisik berstatus critically endangered menurut IUCN ini dapat terus lestari di habitat perairan Pantai Tanjung Keluang,” pungkas Dendi. (tyo/yit)
Editor : Agus Jaka Purnama