KUALA KURUN,radarsampit.jawapos.com- Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menggandeng Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Palangka Raya, untuk menggelar lelang barang milik daerah (BMD) yang sudah tidak terpakai, pada kegiatan operasional pemerintahan.
"Lelang barang milik daerah ini sebagai bukti nyata komitmen kami dalam menegakkan prinsip good governance dan efisiensi aset daerah," ucap Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Gumas Hardeman, Selasa (28/10).
Dia menegaskan, pelaksanaan lelang melalui KPKNL sebagai upaya memastikan setiap proses berjalan transparan, akuntabel dan bebas dari praktek yang dapat merugikan keuangan daerah.
"Kami ingin memastikan pengelolaan aset daerah dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Melalui KPKNL, masyarakat bisa mengikuti proses lelang secara terbuka dan dapat melihat langsung nilai transparansi yang kami junjung," imbuh Hardeman.
Dia menjelaskan, barang-barang yang dilelang yakni kendaraan dinas roda dua dan empat, perlengkapan kantor, hingga aset penunjang lainnya yang sudah tidak layak pakai dan masa manfaatnya telah habis.
"Apabila misalnya dipakai terus, akan lebih banyak biaya pemeliharaan. Semua proses lelang dilakukan terbuka dan online, sehingga masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi," papar Hardeman.
Diungkapkannya pula, dana hasil dari lelang nantinya akan dikembalikan ke kas daerah dan digunakan untuk mendukung pembangunan serta pelayanan publik di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini.
"Lelang dilakukan Rabu (29/10). Waktu penawaran lelang, sejak tayang pada aplikasi lelang sampai batas akhir penawaran (29/10) pukul 11.35 WIB. Alamat domain yakni lelang.go.id," sebutnya.
Hardeman menambahkan, pelaksanaan lelang pada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Jalan G.Obos kilomoter 1 Nomor 19, Kota Palangka Raya. Untuk daftar barang yang dilelang serta syarat dan ketentuan lelang, dan berujar penetapan pemenang setelah batas akhir penawaran.
"Lelang ini merupakan komitmen dalam rangka mewujudkan tata kelola aset yang transparan, profesional, dan berintegritas tinggi," tandasnya. (arm/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama