Sementara rumah yang menyatu dengan garasi hanya mengalami kerusakan ringan pada bagian dinding beton yang menghitam terkena jilatan api yang berkobar. Warga sekitar sempat panik dan berusaha membantu mengeluarkan barang dari rumah tersebut.
Saat kejadian rumah dalam keadaan kosong lantaran ditinggal pergi oleh pemiliknya. Kerugian materiil pun diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, dan pemicu kebakaran masih diselidiki kepolisian.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Dwi Agus Suhartono mengatakan, tim Damkar Kobar mengerahkan dua unit firedome untuk melakukan penanganan.
"Ada juga dukungan dari 2 unit water suplai BPBD, personel Balakar Huma Singgah Itah, petugas kesehatan dari PMI Kobar dan dari kepolisian," ujarnya.
Dwi mengungkapkan, selain garasi dan 1 unit mobil, turut terbakar 1 unit kendaraan roda dua, sementara 1 unit mobil lainnya dapat diselamatkan oleh personel dan masyarakat sekitar.
Diceritakannya, kebakaran itu diduga diakibatkan oleh korsleting arus listrik. Pertama kali dilihat oleh tetangga yang saat itu melihat kobaran api di balik tembok rumahnya yang digunakan sebagai garasi.
Pemadam kebakaran yang mendapat informasi dari warga langsung meluncur ke Lokasi. Selanjutnya upaya melokalisir api agar tidak merembet ke rumah tetangga berhasil dan personel gabungan langsung memusatkan penanganan pada titik api yang berkobar dari bagian garasi.
"Api berhasil kita padamkan, dan tidak ada korban luka maupun korban jiwa. Kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran, tetapi dugaan kami dari korsleting arus listrik," pungkas Dwi Agus Suhartono. (tyo/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama