SUKAMARA – Pihak Lapas Kelas III Sukamara sukses mengembangan program pertanian dan peternakan berupa perkebunan timun dan kangkung, serta ternak ayam broiler. Kegiatan itu melibatkan warga binaan dan sudah membuahkan hasil, berupa panen timun mencapai 100 kilogram dan 200 ikat kangung.
Aktivitas panen pun disaksikan langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Kalimantan Tengah (Kalteng) I Putu Murdiana saat kunjungan kerja ke Lapas Sukamara, belum lama tadi. Dirinya juga melihat peternakan 100 ekor ayam broiler.
Dirinya pun menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inovasi dan kerja keras warga binaan bersama petugas Lapas Sukamara. Menurutnya, hasil panen timun dan kangkung yang segar dan melimpah menjadi cermin dari kesungguhan dalam mengelola lahan untuk menjadi lebih baik. Mulai dari kebersihan, pemberian pakan, hingga kesehatan ternak yang tetap terjaga.
“Kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan bekal keterampilan bagi warga binaan, tetapi juga membuka peluang ekonomi setelah mereka bebas nantinya. Kami sangat bangga dengan kerja keras yang telah dilakukan,” ujar I Putu Murdiana.
Sementara itu Kalapas Kelas III Sukamara Fajar Nurcahyono Assyifa menjelaskan, program pertanian dan peternakan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan kemandirian warga binaan. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, diharapkan mereka dapat memiliki keterampilan yang bermanfaat bagi kehidupan setelah selesai menjalani masa pidana.
“Kegiatan panen dan pengecekan peternakan ini menjadi momentum penting. Tidak hanya sebagai simbol keberhasilan program kemandirian, tetapi juga sebagai motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus berproses menjadi pribadi yang lebih mandiri dan produktif,” pungkasnya.(fzr/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama