Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Lebih 30 Ribu Murid Baru SMA Sederajat di Kalteng Ikuti MPLS Virtual Serentak

Dodi Abdul Qadir • Rabu, 9 Juli 2025 | 21:50 WIB
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Muhammad Reza Prabowo saat mengikuti MPLS virtual hybird, bersama lebih dari 30 ribu pelajar siswa kelas X SMA/SMK/SKH Se Kalteng.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Muhammad Reza Prabowo saat mengikuti MPLS virtual hybird, bersama lebih dari 30 ribu pelajar siswa kelas X SMA/SMK/SKH Se Kalteng.

‎MUARA TEWEH –Dunia pendidikan Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali mencatat sejarah, yakni pertama kalinya melibatkan lebih dari 30 ribu pelajar kelas X SMA/SMK/SKH Se Kalteng mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara hybrid. Kegiatan itu serentak diikuti 422 sekolah dari perkotaan hingga pelosok, Selasa (8/7/2025).

Kegiatan itu dipusatkan di SMAN 1 Muara Teweh Kabupaten Barito Utara dan disiarkan langsung melalui sambungan Zoom yang terhubung ke seluruh SMA sederajat di Kalteng. Papan tulis interaktif dan sistem pembelajaran digital menjadi penunjang utama. Hal ini menjadikan Kalteng sebagai pelopor pembelajaran hybrid di tingkat provinsi.

‎Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Muhammad Reza Prabowo menyampaikan, hal itu momentum bersejarah bagi dunia pendidikan di Kalteng, bahkan juga di Indonesia.

“Lebih dari 30.000 siswa kita hari ini ikut MPLS secara virtual. Ini bukan hanya pertama kali di Kalteng, tapi bahkan mungkin pertama kali di Indonesia,” ujarnya, Selasa (8/7).

Reza memaparkan,  seluruh peserta MPLS adalah murid baru kelas X yang baru saja lulus dari jenjang SMP sederajat. Sebagian besar dari mereka masih mengenakan seragam SMP, karena baru akan menerima seragam SMA/SMK/SKH dari pemerintah provinsi, secara simbolis melalui Gubernur Kalteng Agustiar Sabran.

“Kami mohon maklum, karena mereka masih mengenakan seragam SMP. Namun nantinya akan diberikan seragam lengkap oleh Pak Gubernur. Merujuk pada program bantuan seragam lengkap dari Pemerintah Provinsi Kalteng,” terangnya.

‎MPLS virtual ini juga dihadiri Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Jamallulael, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Danrem 102/Pjg Brigjen TNI Wimoko, serta Pj Bupati Barito Utara Indra Gunawan.

Para tokoh tersebut bergantian memberikan motivasi dan semangat kepada para murid baru yang sedang memasuki fase penting dalam kehidupan pendidikan mereka. Peserta kegiatan ini juga berasal dari desa-desa pelosok Kalteng, seperti dari Bukit Raya dan Tumbang Manjul.

‎‎MPLS virtual ini bukan sekadar pengenalan sekolah, melainkan bagian dari revolusi pendidikan yang sedang digagas Pemprov Kalteng. Fokusnya adalah pemerataan akses dan kualitas pendidikan, dengan semangat membangun generasi Kalteng yang unggul dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

‎Reza juga menegaskan komitmen Dinas Pendidikan Kalteng untuk terus mendorong inovasi, memperkuat infrastruktur pembelajaran digital, dan memastikan setiap anak Kalteng, mendapatkan pendidikan yang bermutu dan inspiratif.

‎ “Ini adalah bukti nyata bahwa digitalisasi pendidikan telah menjangkau seluruh pelosok Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (daq/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
#Muara Teweh #murid baru #agustiar sabran #Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) #virtual #SMA sederajat #gubernur kalteng #Menuju Indonesia Emas 2045 #Dinas Pendidikan Kalteng