SAMPIT,radarsampit.jawapos.com - PT Pelindo Regional 3 Sampit sedang menggelar sejumlah pekerjaan fisik di kawasan Terminal Penumpang. Diantaranya pembangunan pagar pembatas di sepanjang dermaga Pelabuhan Sampit.
"Progress pembangunan pagar sudah berjalan sekitar 40 persen, pembangunan pondasi sudah dikerjakan dan ditargetkan selesai sebelum akhir tahun ini," kata Manager Pelayanan Terminal Pelindo Regional 3 Sampit, Tri Purbo Waluyojati Junior, Kamis (19/6).
Pembangunan pagar pembatas tahun ini dikerjakan disepanjang 170 meter dari total 316 meter. Sedangkan, 146 meter lainnya sudah eksisting alias sudah terbangun.
"Selain lanjutan pembangunan pagar, di tahap 2 tahun ini juga dilakukan peningkatan fasilitas sarana dan prasarana di terminal penumpang berupa pergantian 10 unit pintu kios yang semula kayu diganti rolling door, pengecetan bangunan yang dikerjakan menggunakan anggaran pemeliharaan," ujarnya.
Tri juga memastikan selama pekerjaan berlangsung tidak sampai mengganggu layanan terhadap penumpang."Pelayanan penumpang tetap berjalan lancar karena pekerjaan menyesuaikan jadwal dan waktu pelayanan, sehingga tidak mengganggu. Pekerjaan lebih banyak dikerjakan malam hari," ujarnya.
Kedepannya, setelah pembangunan pagar selesai, Pelindo akan memasang plat penutup dan pembangunan shelter yang diusahakan juga akan dikerjakan tahun ini.
"Pekerjaan dikerjakan bertahap, di tahun depan juga ada rencana peningkatan jalan operasional, penyediaan buffer area terminal penumpang dan untuk kegiatan selanjutnya. Saat ini masih dalam tahap pembahan finalisasi anggaran sehingga anggaran belum ditetapkan," ujarnya.
Saat ini diketahui Pelabuhan Sampit yang dikelola Pelindo memiliki luas areal 8.000 meter persegi termasuk ruang tunggu terminal penumpang seluas 4.000 meter persegi dan masih ada lagi lahan eks Bea Cukai yang sudah menjadi aset Pelindo seluas 1.200 meter persegi.
Pada peningkatan sarpras tahap satu, Pelindo juga telah menambah penyediaan 30 kursi tunggu penumpang sehingga ada 90 set kursi yang tersedia di Terminal Penumpang dan tambahan 200 kursi tunggu di selasar di belakang kantor yang menghadap ke Sungai Mentaya. Fasilitas ini sudah bisa dimanfaatkan penumpang arus mudik Lebaran Maret 2025 lalu.
"Selasar belakang sudah selesai dilakukan pengecoran 10 September 2024 lalu dan sekarang digunakan untuk penumpang yang menunggu keberangkatan kapal. Selain menambah kursi tunggu, kami juga sediakan 4 televisi untuk monitor jadwal keberangkatan kapal dan menyediakan 1 kursi roda apabila diperlukan," urai Tri.
Menurutnya, Terminal Penumpang Pelabuhan Sampit memang sangat perlu direnovasi. Mengingat selama lebih dari 20 tahun, belum pernah diperbaiki, sehingga ada beberapa titik plafon rusak yang kini sudah diperbaiki.
"Saat ini kapasitas daya tampung terminal hanya dapat memuat 800 penumpang. Sementara, ketika momen arus mudik Lebaran pada keberangkatan jadwal tertentu terkadang ada lebih dari satu kapal diwaktu yang kurang lebih bersamaan bisa mencapai 2000 penumpang. Sehingga untuk menyiasatinya, penumpang check in dan dipersilakan menaikan kapal secara berangsur-angsur agar tidak terjadi penumpukkan di terminal tunggu penumpang," pungkasnya. (hgn/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama