PANGKALAN BUN,radarsampit.jawapos.com - Bekas tumpahan minyak solar di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) membahayakan pengguna jalan.
Solar berceceran dari sebelum simpang L Pelingkau sampai ke depan Hotel Britz Pangkalan Bun. Informasi dihimpun beberapa pengendara sempat terpeleset akibat jalan yang licin.
Tumpahan solar tersebut tidak diketahui dari mana sumbernya, warga sudah melihat tumpahan tersebut ketika ada pengendara yang jatuh.Keteledoran sopir pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) ini sudah sering terjadi di ruas jalan provinsi itu, dan sudah banyak pengendara yang celaka akibat tergelincir.
Warga berharap, agar ada pemeriksaan terhadap unit kendaraan di perusahaan pengangkut BBM apakah armada yang digunakan masih laik jalan atau tidak.
"Kita masyarakat yang bodoh ini hanya tahunya bahwa kewenangan Dishub untuk melakukan chek unit kendaraan pengangkut BBM, atau kendaraan pribadi, karena sudah sering tumpahan minyak solar ini terjadi," keluh Arif, salah satu warga Kampung Baru.
Menurutnya, bila ada korban jatuh maka korban tidak tahu harus mengadu kemana dan meminta pertanggung jawaban kepada siapa.
Apalagi ini jalan provinsi yang padat kendaraan, jadi warga tidak melihat sumber dari minyak solar ini apakah mobil tangki atau mobil para pengetab.
"Kasihan kalau ada warga yang jatuh, apalagi ini tumpahan sangat panjang, dan tumpahan berada di tengah jalan," bebernya.
Warga lainnya, Agung berharap agar para sopir lebih memperhatikan kondisi tangki kendaraan yang mereka gunakan, selain membahayakan pengguna jalan lain, juga membahayakan unit itu sendiri.
"Kalau ada korsleting kelistrikan atau ada gesekan maka musibah lebih besar bakal terjadi, kelihatan sepele tapi dampaknya begitu besar," tandasnya. (tyo/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama