"Kami melakukan jemput bola perekaman KTP-el ke 15 SMA sederajat, tersebar di berbagai kecamatan," ucap Kepala Disdukcapil Kabupaten Gumas Barthel, melalui Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Tonihiro, Selasa (24/12).
Diuraikannya, 15 SMA sederajat tempat sasaran perekaman KTP el itu, yakni SMAN 2 Kurun, SMAN 1 Tewah, SMAN 1 Kurun, SMKN 1 Kurun, SMA Katolik Santo Arnoldus Janssen Kuala Kurun, SMAN 1 Kahayan Hulu Utara, SMAN 2 Tewah, SMAN 1 Mihing Raya, SMKN 1 Mihing Raya, SMAN 1 Sepang, SMKN 1 Rungan Hulu, SMAN 1 Rungan, SMAN 1 Rungan Barat, SMAN 1 Manuhing Raya dan SMAN 1 Manuhing.
"Peserta didik yang berusia 16 tahun lebih, sudah bisa perekaman KTP-el. Namun itu sebatas perekaman saja, sedangkan untuk cetak KTP-el akan dilakukan ketika mereka sudah berusia 17 tahun," papar Tonihiro.
Ia melanjutkan, layanan jemput bola bertujuan agar peserta didik SMA, segera memiliki KTP-el sebagai identitas diri. Di samping itu, juga untuk penataan administrasi kependudukan (adminduk). Selama layanan perekaman KTP-el, data mereka direkam, baik itu sidik jari maupun pas foto.
"Bagi peserta didik yang ingin lakukan perekaman KTP-el, hanya membawa fotocopy Kartu Keluarga (KK) saja," tuturnya.
Tonihiro menambahkan, Disdukcapil melakukan layanan jemput bola ke berbagai SMA sederajat mengingat sebagian dari peserta didik tersebut merupakan pemilih pemula untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2024 lalu.
"Selama pelaksanaan jemput bola tersebut, kami berhasil melakukan perekaman terhadap ratusan peserta didik SMA sederajat,"tandasnya. (arm/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama