Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pj Bupati Sukamara Tepis Isu Keberpihakan di Pilkada 2024

Fauziannur • Sabtu, 2 November 2024 | 08:00 WIB

Pj Bupati Sukamara, Rendy Lesmana
Pj Bupati Sukamara, Rendy Lesmana
SUKAMARA, radarsampit.jawapos.com - Beredarnya isu di media sosial,  bahwa Penjabat Bupati (Pj) Sukamara Rendy Lesmana memihak kepada salah satu pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Sukamara pada debat publik yang digelar di Stasiun Metro TV Jakarta. Isu keberpihakan itu pun ditepis oleh yang bersangkutan.

Isu keberpihakan Pj Bupati Sukamara itu muncul lantaran penggunaan baju batik saat menghadiri undangan debat publik pada 27 Oktober 2024 lalu. Terkait hal itu, Rendy Lesmana menjelaskan bahwa jika dirinya saat menghadiri debat publik bupati dan wakil bupati Sukamara menggunakan baju batik khas Kalteng,  yaitu Benang Bintik berwarna merah maron.

“Perlu saya sampaikan, setiap saya ada kegiatan keluar daerah, saya selalu ingin membawa citra dan khas dari provinsi Kalimantan Tengah dan Kabupaten Sukamara, sehingga saya selalu menggunakan batik khas Kalteng atau Khas Kabupaten Sukamara,” terang Rendy Lesmana, seraya menegaskan dirinya menggunakan batik khas Kalteng dalam setiap kegiatan pada tingkat nasional adalah upaya untuk mempromosikan budaya Kalimantan Tengah.

Rendy menegaskan, justru dirinya berterimakasih, seandainya ada salah satu paslon yang saat itu kebetulan sama (warna baju batik) dengan apa yang ia gunakan. “Mungkin saja salah satu paslon itu menyamai saya, tapi itu mungkin ya, dan saya berterimakasih karena salah satu paslon menggunakan batik khas Sukamara saat debat publik yang disiarkan langsung dan disaksikan secara nasional,” paparnya.

Selain penggunaan batik dengan warna yang sama, Pj Bupati Sukamara juga diisukan mendapat fasilitas hotel yang sama dengan paslon nomor urut 02 saat menghadiri debat publik tersebut. Faktanya, kedua pasangan calon mendapatkan fasilitas hotel bintang 5 dari Metro TV, hal itu sesuai dengan kontrak penyiaran debat publik yang diselenggarakan oleh KPU Sukamara dengan fasilitas di Hotel Pullman.

“Sementara saya bersama ajudan menginap di hotel di bawah bintang 5, yaitu Luminor Hotel Pecanongan Gambir, Jakarta Pusat. Sehingga tidak ada kaitannya dengan kedua paslon yang juga sempat diisukan itu,” terang Rendy Lesmana.

Dirinya juga menegaskan,  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara berada diposisi yang netral dalam pelaksanaan Pilkada 2024, sehingga setiap kegiatan yang dihadiri dan dilaksanakan dipastikan tidak ada upaya untuk mendukung salah satu paslon dalam Pilkada Sukamara.

“Kami selalu pastikan setiap pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Kabupaten Sukamara adalah netral, dan tidak terkait dengan dukungan kepada salah satu paslon,” pungkas Rendy Lesmana.(fzr/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
#pasangan calon #penjabat bupati #Benang Bintik #Rendy #budaya #jakarta #debat publik #Hotel Pullman #luminor hotel #pemerintah kabupaten #keberpihakan #isu #metro tv #kalimantan tengah #tepis #KPU #netral #batik #jakarta pusat #kalteng #sukamara #nasional #pilkada