Waspada! Penipu Catut Nama Kapolsek Ketapang, Minta Uang Operasional Karhutla

Fahry Ilhami Samosir • Dipublikasikan Minggu, 11 Oktober 2026 | 21:45 WIB

 

Ilustrasi Penipuan Catut Nama
Ilustrasi Penipuan Catut Nama

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Nama Kapolsek Ketapang AKP Anis dicatut oknum tak bertanggung jawab untuk melancarkan dugaan aksi penipuan.

Pelaku menghubungi masyarakat melalui WhatsApp dan meminta sejumlah uang dengan dalih biaya operasional penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Modus tersebut patut diwaspadai. Pelaku diduga memanfaatkan nama dan jabatan polisi untuk meyakinkan calon korban agar bersedia mengirimkan uang.

Baca Juga: Seruyan Sediakan Beasiswa Rp 500 Juta untuk 100 Mahasiswa, Ini Syaratnya

AKP Anis mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesan yang mengatasnamakan dirinya, terlebih jika disertai permintaan uang dengan alasan apa pun.

“Segera lapor kepada polisi sehingga kami bisa segera melacak nomor pelakunya,” kata Anis.

Dia juga meminta masyarakat lebih teliti memeriksa identitas pengirim pesan dan tidak langsung menuruti permintaan uang sebelum memastikan kebenarannya. Jika menerima pesan mencurigakan, warga diminta segera melaporkannya kepada petugas kepolisian.

Baca Juga: Wabup Gumas Ingatkan Calon Kades: Jangan Cuma Kejar Jabatan

Sementara itu, Helmi, salah seorang warga yang mengaku menerima pesan tersebut, mengatakan kejadian bermula ketika dirinya mendapat pesan WhatsApp dari seseorang yang mengatasnamakan Kapolsek Ketapang.

Dalam pesan itu, pelaku mengaku membutuhkan uang untuk keperluan operasional penanganan Karhutla. Namun, permintaan tersebut justru menimbulkan kecurigaan sehingga Helmi memilih mengonfirmasinya kepada pihak kepolisian.

“Mau minta uang operasional. Terus saya tanya langsung dengan petugas, dan nomor tersebut bukan merupakan nomor Kapolsek Ketapang alias nomor penipuan yang mencatut nama Kapolsek Ketapang,” ungkap Helmi melalui sambungan telepon. (sir/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
minta uang catut nama polsek ketapang penipuan karhutla