Tas Perawat RSUD Murjani Berisi Barang Senilai Rp30 Juta Hilang, Terduga Pelaku Diamankan

Fahry Ilhami Samosir • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:55 WIB
Seorang pria tertangkap kamera pengawas saat mencuri tas di RSUD Dr Murjani, Sampit, Jumat (9/10) lalu
Seorang pria tertangkap kamera pengawas saat mencuri tas di RSUD Dr Murjani, Sampit, Jumat (9/10) lalu

 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Tas milik seorang perawat di RSUD dr Murjani Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diduga dicuri saat korban sedang bertugas, Jumat (9/10). Tas tersebut berisi dua telepon genggam, laptop, dan dokumen penting dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp30 juta.

Terduga pelaku dilaporkan telah diamankan polisi di Desa Pelantaran, Kecamatan Cempaga Hulu, Kotim, saat dalam perjalanan menuju Kalimantan Selatan (Kalsel). Pria yang disebut bernama Amriyanto itu diduga terlibat dalam pencurian tersebut.

Peristiwa itu terjadi di area nurse station Ruang Cempaka, Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Murjani Sampit. Tas milik perawat bernama Febby Lovita Sari itu hilang ketika korban meninggalkan tempatnya untuk menuju ruang obat.

Berdasarkan laporan pengaduan korban kepada Polres Kotim, Febby awalnya meletakkan tas di sebuah kursi di area nurse station. Sekitar pukul 09.30 WIB, korban kembali untuk mengambil tas sebelum menuju ruangan wakil direktur. Namun, tas tersebut sudah tidak berada di tempat semula.

Korban kemudian memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV. Dalam rekaman itu, terlihat seorang pria mendatangi kursi tempat tas diletakkan. Pria tersebut diduga menggunakan jaket untuk menutupi tas sebelum meninggalkan lokasi.

Rekaman CCTV itu kemudian beredar di masyarakat melalui media sosial dan sejumlah grup WhatsApp. Dalam video, pria tersebut terlihat mengenakan jaket hitam dengan corak kuning di bagian lengan.

Dalam laporan korban, seorang saksi bernama Lisa menyebut pria tersebut sebelumnya datang untuk mengambil surat kontrol dan diketahui bernama Amriyanto. Identitas serta dugaan keterlibatannya dalam peristiwa tersebut perlu dipastikan melalui proses kepolisian.

Sepupu korban, M Teguh, membenarkan kejadian itu saat dikonfirmasi, Sabtu (10/10). Ia mengatakan, Febby sedang menjalankan tugas piket ketika tasnya hilang.

"Iya betul, korban itu sepupu saya yang pada saat kejadian, dia lagi piket di RSUD dr Murjani. Pelaku atas nama Amriyanto," ujar Teguh.

Teguh juga menyebarkan informasi kehilangan tersebut agar masyarakat yang mengetahui keberadaan barang-barang milik korban dapat memberikan informasi. Ia menyebut kasus itu telah dilaporkan ke Polres Kotim.

"Total kerugian Rp 30 juta rupiah. Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polres Kotim. Semoga korban diberikan ketabahan," tulisnya.

Hingga berita ini ditulis, keterangan resmi kepolisian mengenai penangkapan, identitas terduga pelaku, serta perkembangan penyelidikan belum tercantum dalam informasi yang diperoleh. (sir)

Editor : Slamet Harmoko
tas perawat maling RSUD Murjani Sampit