SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Niat baik seorang warga di Kecamatan Kota Besi, Kotawaringin Timur (Kotim), justru berujung masalah.
Seorang pria tak dikenal yang sebelumnya ditolong dan diberi makan malah diduga membawa kabur telepon genggam milik penghuni rumah.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pekan lalu. Pria yang belum diketahui identitas dan asalnya itu datang ke rumah warga untuk meminta pertolongan. Ia mengaku sudah beberapa hari tidak makan.
Baca Juga: 358 Koperasi Seruyan Disentil Bupati. Jangan Cuma Papan Nama!
Merasa iba, pemilik rumah mempersilakannya masuk dan memberinya makan. Namun, setelah itu pria tersebut diduga mengambil telepon genggam milik penghuni rumah.
Aksinya diketahui warga hingga akhirnya dilaporkan kepada kepolisian. Petugas kemudian datang dan mengamankan pria tersebut.
“Pas ketahuan mencuri, pemilik rumah akhirnya marah dan melaporkannya ke polisi. Tak lama, pria tersebut dijemput petugas,” kata Iyan, warga Kecamatan Kota Besi.
Baca Juga: Sengketa 1.183 Hektare Lahan Antara PT BMB dan Warga, Bupati Gumas Turun Langsung ke Lokasi
Saat dimintai keterangan, petugas mendapati jawaban pria tersebut tidak nyambung dan sulit dipahami. Dari pemeriksaan awal, muncul dugaan yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa.
Karena kondisi tersebut, pria itu tidak diproses lebih lanjut. Polisi kemudian menyerahkannya ke RSUD dr Murjani Sampit untuk mendapatkan penanganan.
“Benar. Namun yang bersangkutan sudah kami serahkan ke rumah sakit karena diduga mengalami gangguan jiwa,” terang salah seorang polisi.
Baca Juga: Rumah Perwira TNI AD Diduga Jadi Markas Judol, 11 Operator Diamankan
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tetap berhati-hati ketika memberikan pertolongan kepada orang yang baru dikenal. Niat membantu tetap penting, tetapi keamanan diri dan keluarga juga perlu diperhatikan. (sir/fm)
Editor : Farid Mahliyannor