Tatapan Mata Picu Cekcok, Juru Parkir Dikeroyok Pakai Helm hingga Tak Sadarkan Diri

Farid Mahliyannor • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 22:33 WIB

 

ILUSTRASI: Kasus dugaan pengeroyokan terhadap juru parkir terjadi di kawasan Belitung Darat, Banjarmasin, Sabtu (19/9/2026) malam. (Foto: Ilustrasi)
ILUSTRASI: Kasus dugaan pengeroyokan terhadap juru parkir terjadi di kawasan Belitung Darat, Banjarmasin, Sabtu (19/9/2026) malam. (Foto: Ilustrasi)

 

BANJARMASIN, Radarsampit.jawapos.com - M Cahyadi alias Yadi, juru parkir di kawasan Belitung Darat, Kelurahan Belitung Selatan, Banjarmasin, diduga dikeroyok sejumlah pria, Sabtu (19/9/2026) malam.

Dugaan pengeroyokan juru parkir tersebut disebut bermula dari persoalan saling tatap hingga berujung cekcok dan perkelahian.

Yadi ditemukan tergeletak dengan kondisi kepala berlumuran darah tidak jauh dari lokasi tempatnya bekerja sekitar pukul 23.30 Wita.

Baca Juga: Balap Liar Jadi Momok Jalanan Sampit, Polisi Kewalahan hingga Kandangkan 7 Motor

Kondisi tersebut membuat warga sekitar dan pengguna jalan geger. Yadi kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Informasi yang dihimpun Radar Banjarmasin, sebelum kejadian Yadi diduga berada dalam pengaruh minuman beralkohol. Sejak siang hingga malam, ia bersama beberapa pria lainnya disebut mengonsumsi minuman beralkohol di sejumlah tempat.

"Tidak ada masalah apa-apa, cuma salah paham saja. Karena dianggap memelototi Yadi. Kata Yadi, kenapa pelototi aku. Lalu dijawab, kamu itu mabuk dan berlebihan," cerita salah seorang rekan Yadi yang juga bekerja sebagai juru parkir di sekitar lokasi.

Baca Juga: Polresta Palangka Raya Intensifkan Patroli, Layanan 110 Diminta Dimanfaatkan Saat Darurat

Cekcok kemudian terjadi. Menurut penuturan rekannya, Yadi sempat memukul lawannya hingga perselisihan tersebut berlanjut menjadi perkelahian.

Kepala Dipukul Menggunakan Helm

Yadi kemudian terlibat pergumulan dengan sejumlah pria. Dalam kejadian tersebut, ia mengalami luka di bagian kepala hingga mengeluarkan banyak darah.

Rekannya menyebut luka tersebut bukan disebabkan senjata tajam. Yadi diduga dipukul menggunakan helm.

"Sudah pulang dan di rumah. Kepalanya berdarah, bukan dilukai senjata tajam. Tapi dipukul menggunakan helm sampai helm yang dipukulkan itu juga pecah," bebernya.

Baca Juga: Gambut Berkobar di Bawah Permukaan, Asap Mengarah ke Kota Palangka Raya dan Kobra Ditemukan Mati

Kondisi Yadi kini disebut telah membaik. Setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit, ia diperbolehkan pulang pada Minggu (20/9/2026) siang.

Rekan Yadi lainnya, Apul, 65, mengaku tidak menyaksikan langsung kejadian tersebut. Juru parkir yang akrab disapa Amang Ipul itu sedang berbeda sif ketika peristiwa terjadi.

"Cuma dapat kabar tentang kejadian ini. Katanya yang memukul itu penjual bensin eceran. Tinggalnya juga satu gang, mengontrak di gang itu," ujarnya.

Baca Juga: Karhutla Manduhara Palangka Raya Dikendalikan, Petugas Lanjutkan Pendinginan untuk Cegah Api Kembali

Berdasarkan cerita yang diterima Apul, Yadi dan lawannya sempat bergumul di jalan. Perkelahian itu mengundang perhatian pengguna jalan yang melintas.

Tubuh Yadi terlihat dipenuhi darah akibat luka di bagian kepala. Ia juga disebut sempat kehilangan kesadaran.

"Sempat tidak sadarkan diri, tapi lekas ditangani. Alhamdulillah dia selamat, tapi kabarnya satu orang pengeroyok yang rumahnya dekat dengan Yadi sudah diamankan dan dua orang pelaku lain orang luar," pungkasnya. (*/jpg)

 

Editor : Farid Mahliyannor
Sumber : Radar Banjarmasin
juru parkir kalsel pengeroyokan penganiayaan banjarmasin