Polres Kotim Tak Kenal Kompromi, Kejahatan Diburu hingga Tuntas

Fahry Ilhami Samosir • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 21:47 WIB
PERSIAPAN : Personel Polres Kotim ketika melaksanakan apel sebelum melaksanakan patrol rutin, beberapa waktu lalu. FOTO: DOK/RADAR SAMPIT
PERSIAPAN : Personel Polres Kotim ketika melaksanakan apel sebelum melaksanakan patrol rutin, beberapa waktu lalu. FOTO: DOK/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Bergerak cepat menyusuri serpihan petunjuk di lapangan, Polres Kotawaringin Timur kini tengah mengejar pihak-pihak yang terlibat dalam serangkaian kasus kejahatan di wilayah hukumnya.

Rasa aman tak datang begitu saja. Di balik lelapnya tidur warga Kotawaringin Timur (Kotim) saat malam membendung kota, ada jejak-jejak langkah petugas yang terus bergerak menyusuri lorong-lorong gelap. Merangkai serpihan petunjuk demi menyingkap tabir kejahatan yang meresahkan warga.

Beberapa waktu terakhir, jajaran Kepolisian Resor Kotawaringin Timur (Kotim) bekerja ekstra keras. Maraknya sejumlah tindak pidana di wilayah hukum Kotim direspons bukan sekadar dengan retorika, melainkan tindakan nyata di lapangan.

Baca Juga: Kinerja Kepala Sekolah di Gunung Mas Perlu Pengawasan

Petugas menyisir setiap lokasi kejadian, mengumpulkan barang bukti, hingga mengejar para terduga pelaku yang berusaha melarikan diri dari jerat hukum.

Sinergi internal dan kerja cerdas di lapangan menjadi kunci utama. Di bawah komando Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, jajaran reserse hingga tingkat sektor dikerahkan penuh untuk menuntaskan perkara-perkara gantung yang dinantikan kepastiannya oleh korban.

Kasi Humas Polres Kotim, Iptu Edi Walujo menegaskan bahwa Kepolisian tidak akan membiarkan aksi kejahatan merusak iklim kondusif di Sampit dan sekitarnya.

Baca Juga: Nahas! Relawan BPK di BanjarmasinTewas Tenggelam Saat Bantu Padamkan Api

"Jajaran Polres Kotim saat ini membantu melakukan penyelidikan terkait sejumlah kasus yang terjadi di wilayah Kotim," ujar Edi Walujo ditemui Radar Sampit, Selasa (8/9/2026).

Menurutnya, setiap laporan yang masuk dari masyarakat bukanlah sekadar lembaran kertas, melainkan amanah keamanan yang harus dituntaskan. Penyelidikan dilakukan secara terukur dan profesional, berpijak pada fakta hukum, saksi, serta alat bukti di lapangan.

Namun, aparat menyadari bahwa polisi tak bisa berjalan sendiri. Luasnya wilayah Kotim memerlukan partisipasi aktif dari seluruh elemen warga. Keberanian masyarakat dalam memberikan informasi sekecil apa pun sering kali menjadi titik balik pengungkapan sebuah kasus besar.

Baca Juga: 8 Orang Hilang di Selat Sunda 5 di Antaranya Wartawan saat Liputan Erupsi Gunung Anak Krakatau

"Kami terus berupaya memberikan rasa aman kepada masyarakat. Setiap laporan dan informasi akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.

Komitmen ini menjadi sinyal tegas bagi para pelaku kejahatan: tak ada ruang aman untuk bersembunyi di tanah Kotim. Selama titik terang belum ditemukan, proses perburuan dan penyelidikan akan terus melaju tanpa henti. (sir/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
ungkap kasus polres kotim kriminalitas Kejahatan