SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kasus hilangnya sepeda motor milik petugas Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) saat menjalankan tugas menjadi peringatan bagi seluruh petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kotawaringin Timur (Kotim).
Kepala BPS Kotim Eddy Surahman mengimbau seluruh petugas, baik yang tengah melaksanakan SE2026 maupun kegiatan survei lainnya, agar tidak lengah saat bekerja di lapangan. Keselamatan diri dan keamanan barang pribadi harus menjadi perhatian utama.
“Untuk semua petugas BPS, baik yang saat ini sedang bertugas dalam SE2026 maupun kegiatan survei BPS yang lain, saat bertugas di lapangan mohon selalu berhati-hati di jalan, patuhi aturan lalu lintas, dan tetap waspada terhadap kondisi sekitar,” kata Eddy.
Baca Juga: Irawati Minta OPD Perkuat Pengamanan Penanganan Karhutla
Menurutnya, padatnya aktivitas pendataan jangan sampai membuat petugas terburu-buru hingga mengabaikan keselamatan. Begitu pula dengan barang bawaan, khususnya kendaraan yang digunakan untuk menunjang pekerjaan.
“Jangan sampai karena terburu-buru atau terlalu fokus pada pekerjaan, kita justru mengabaikan keselamatan diri maupun keamanan barang pribadi,” ujarnya.
Eddy secara khusus mengingatkan petugas yang menggunakan sepeda motor. Sebelum meninggalkan kendaraan untuk melakukan pendataan, petugas diminta memastikan motor sudah dikunci dan kunci kendaraan dibawa.
Baca Juga: Sejumlah Petugas Karhutla Alami Sesak Napas, Ini Pesan Irawati
Kendaraan juga sebaiknya diparkir di lokasi yang aman dan mudah terlihat. Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk mempersempit peluang terjadinya tindak kejahatan.
“Pastikan motor sudah terkunci dan kunci sudah dibawa. Parkirkan di tempat yang aman dan mudah terlihat, sehingga risiko-risiko yang berpotensi terjadi, seperti kehilangan, bisa diminimalisir,” katanya.
Eddy menegaskan, kewaspadaan merupakan bagian penting dalam menjalankan tugas di lapangan. Sebab, kesempatan sekecil apa pun dapat dimanfaatkan pelaku kejahatan.
Baca Juga: Satgas Karhutla Kotim Tambah Personel, Shift Disesuaikan
“Kita harus selalu ingat bahwa kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelakunya, tapi juga karena ada kesempatan,” tegasnya.
Ia meminta seluruh petugas tidak hanya mengejar target pendataan, tetapi juga memastikan keselamatan diri hingga pekerjaan selesai.
“Mari kita selesaikan pekerjaan dengan baik, tetapi yang tidak kalah penting, pastikan kita juga pulang dengan selamat. Tetap semangat, jaga kesehatan, jaga keselamatan, dan selalu waspada,” pungkas Eddy. (sir/fm)
Editor : Farid Mahliyannor