Baamang Jadi Wilayah Terbanyak Ungkap Kasus Narkoba di Kotim

Fahry Ilhami Samosir • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 20:54 WIB
ilustrasi narkoba/Jawa Pos
ilustrasi narkoba/Jawa Pos

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kecamatan Baamang menjadi wilayah dengan pengungkapan kasus narkotika terbanyak selama pelaksanaan Operasi Antik yang digelar Polres Kotawaringin Timur (Kotim).

Kasat Narkoba Polres Kotim AKP Suherman mengatakan, dari sejumlah pengungkapan yang dilakukan jajarannya, wilayah Baamang masih menjadi salah satu kawasan yang paling menonjol dalam peredaran narkotika.

“Pengungkapan terbanyak selama Operasi Antik sampai sekarang berada di wilayah Kecamatan Baamang,” ujar Suherman, Senin (17/8/2026).

Baca Juga: Bukan Sasaran Utama, Kalteng Disebut Jadi Jalur Persinggahan Jaringan Teroris

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius kepolisian. Menurutnya, masih adanya pengungkapan kasus di wilayah tersebut menunjukkan perlunya pengawasan dan penindakan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Baamang merupakan salah satu wilayah dengan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi. Karena itu, kepolisian terus meningkatkan pemantauan terhadap lokasi-lokasi yang dinilai rawan menjadi tempat transaksi maupun peredaran narkotika.

Jajaran Satresnarkoba Polres Kotim juga melakukan pemetaan terhadap titik-titik yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran barang terlarang tersebut. Pemetaan dilakukan untuk memudahkan petugas dalam menentukan langkah penindakan sekaligus mengantisipasi munculnya jaringan baru.

Baca Juga: Hujan Jadi Harapan Redam Karhutla, OMC Kotim Berlangsung hingga 17 Agustus

Suherman menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengungkapan terhadap kasus narkotika tanpa melihat lokasi maupun siapa yang terlibat. Upaya pemberantasan tidak hanya menyasar pengguna, tetapi juga para pengedar yang menjadi bagian dari jaringan peredaran narkotika.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi para pengedar untuk menjalankan bisnis narkotika di wilayah hukum Polres Kotim,” tegasnya.

Selain penindakan, kepolisian juga mengharapkan peran aktif masyarakat dalam membantu mengungkap peredaran narkotika. Informasi dari masyarakat dinilai penting karena aktivitas transaksi narkotika kerap dilakukan secara tertutup dan berpindah-pindah.

Baca Juga: Ditinggal Nonton Karnaval, Pulang-pulang Rumah Sudah Jadi Arang

Suherman mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan dan diduga berkaitan dengan peredaran narkoba.

“Pemberantasan narkoba akan terus kami lakukan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkoba,” pungkasnya. (sir/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
polres kotim baamang sampit operasi antik narkoba