Niat Mandi Tengah Malam, Buruh Harian Tewas Tenggelam di Sungai Martapura

Farid Mahliyannor • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 20:55 WIB

 

DIEVAKUASI: Petugas Sat Polairud Polresta Banjarmasin mengevakuasi jasad Faurani (50) dari Sungai Martapura, untuk dibawa ke kamar pemulasaraan jenazah RSUD Ulin Banjarmasin.
DIEVAKUASI: Petugas Sat Polairud Polresta Banjarmasin mengevakuasi jasad Faurani (50) dari Sungai Martapura, untuk dibawa ke kamar pemulasaraan jenazah RSUD Ulin Banjarmasin.

 

BANJARMASIN, Radarsampit.jawapos.com – Niat mandi di Sungai Martapura berujung petaka bagi Faurani (50), seorang buruh harian lepas. Pria tersebut ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di perairan Jalan Pasar Baru, Kelurahan Kertak Baru Ilir, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kamis (6/8/2026).

Peristiwa itu diduga terjadi sekitar pukul 02.00 Wita. Korban diduga terpeleset saat hendak mandi hingga jatuh ke sungai. Warga yang menyaksikan kejadian sempat berusaha memberikan pertolongan dengan terjun ke air, namun korban tak berhasil ditemukan.

Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adie, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 05.00 Wita melalui layanan panggilan darurat.

Baca Juga: Kubur Sabu di Halaman Rumah Demi Kelabui Polisi, Pengedar di Sampit Dituntut 10 Tahun Penjara

"Begitu menerima laporan, anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian sekaligus mengamankan barang-barang milik korban yang tertinggal di tempat kejadian," ujarnya.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 09.25 Wita, jasad korban ditemukan sekitar satu meter dari titik awal diduga tenggelam.

Jenazah kemudian dievakuasi ke ruang jenazah RSUD Ulin Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan medis.

Baca Juga: Kabut Asap Mulai Ganggu Pengendara, Satlantas Kotim Imbau Kurangi Kecepatan

"Hasil visum tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul maupun benda tajam. Tim medis hanya menemukan keriput pada jari tangan dan kaki korban karena terlalu lama terendam air," jelas Dading.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia akibat asfiksia atau kekurangan oksigen karena tenggelam.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan. (jpg)

 

Editor : Farid Mahliyannor
tenggelam kejadian kalsel sungai martapura musibah