Marak Curanmor, Jangan Lupa Gunakan Pengaman Ganda 

Ria Mekar Anggreany • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 08:46 WIB
Ilustrasi aksi curanmor. (net)
Ilustrasi aksi curanmor. (net)

 

NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Kepolisian mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor di Kabupaten Lamandau. Dalam sepekan, tepatnya pada 28 dan 29 Juli 2026, tercatat dua unit sepeda motor dilaporkan hilang di wilayah Kota Nanga Bulik.

Kasatreskrim Polres Lamandau AKP Waryoto membenarkan adanya dua laporan dugaan pencurian sepeda motor yang diterima Polres dan Polsek setempat. "Modus pencurian dilakukan di rumah kosong. Ada dua laporan dari masyarakat di Polres dan Polsek," ujarnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku diduga menyasar sepeda motor yang diparkir di halaman rumah tanpa kunci setang, terutama saat rumah ditinggal penghuninya beraktivitas. Aksi pencurian tersebut juga terjadi pada sore hari menjelang petang.

AKP Waryoto mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. Polisi menduga pelaku merupakan komplotan spesialis pencurian kendaraan bermotor yang beroperasi lintas wilayah karena terdapat kejadian serupa di kabupaten tetangga.

"Kami tengah melakukan penyelidikan. Diduga ini dilakukan oleh komplotan spesialis curanmor lintas wilayah karena juga ada kejadian serupa di kabupaten sebelah," ungkapnya.

Selain dua laporan resmi, beredar informasi di masyarakat bahwa jumlah korban diduga lebih banyak. Namun, sebagian korban disebut belum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Menyikapi kondisi itu, kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat memarkirkan kendaraan.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada. Selalu gunakan kunci ganda, pastikan kendaraan terkunci setang meski parkir di halaman rumah, dan jangan meninggalkan kendaraan di tempat sepi tanpa pengawasan," pungkasnya. (mex/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
lamandau curanmor